PENJURU.ID| Jakarta – Sebuah mobil Daihatsu Grand Max bertuliskan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) MBG menabrak pagar SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, saat siswa-siswi sedang mengikuti pembiasaan literasi membaca pada Kamis (11/12/2025) pagi.
Insiden sekitar pukul 06.48 WIB ini mengakibatkan 19 siswa dan guru mengalami luka berat, termasuk beberapa yang terlindas kendaraan.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula ketika guru menyiapkan barisan siswa untuk kegiatan literasi membaca di halaman sekolah. Tiba-tiba, mobil MBG menerobos pagar yang tertutup, diduga sopir kehilangan kendali. Kendaraan kemudian menabrak barisan siswa dan guru, menyebabkan pagar roboh dan beberapa korban terlindas.
<span;>Pukul 07.10 WIB, korban segera dievakuasi. Dua siswa, Aditya Pradipta (3C) dan Maulana Aufar (5B), ditangani di Puskesmas Cilincing II. Sementara 14 lainnya dirawat di RSUD Cilincing: Salsabila (3C), Ahmad Faizan (2C), Bagus (1B), Khanza (3D), Dian (3B), Anisa (3D), Surya (3D), Dita (3C), Hafiiz (3B), Weren (3B), Nabil (3D), Alvaro (3D), Lilo (4B), Rey (3C), Hafiz (1A), Yuda (3C), dan Ray Firmansyah (3C).
Respons Pihak Terkait
Polres Jakarta Utara sedang menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk pemeriksaan sopir dan kemungkinan faktor kelalaian. Pihak sekolah menunda kegiatan belajar mengajar dan menyediakan layanan konseling bagi siswa.
Ibu Salsabila, orang tua korban, menyatakan kekhawatirannya. “Anak saya sedang belajar baca pagi-pagi, tiba-tiba ditabrak. Keamanan sekolah harus diperkuat,” ujarnya di RSUD Cilincing.
Warga sekitar, Rahman, mempertanyakan infrastruktur. “Jalan dekat sekolah rawan kendaraan cepat. Perlu pembatas lebih aman agar anak-anak terlindungi,” katanya.
Seorang guru yang selamat menambahkan,
Kami sedang baris rapi, tapi mobil langsung menerobos. Semoga korban cepat sembuh dan ada perbaikan ke depan.”
Dinas Pendidikan DKI Jakarta belum merespons resmi, namun diharapkan segera mengeluarkan pernyataan terkait langkah pencegahan serupa.
(Adella)





