Miris, Rumah roboh sudah sebulan, Warga Tangsel ini tinggal di gubuk tidak layak huni

PENJURU.ID | Tangerang Selatan – Ibu Yati (40) warga Jalan Pondok Salak RT005 RW022 Kelurahan Pondok Benda Pamulang Tangsel, menempati gubuk tidak layak huni setelah rumah semi permanennya roboh pada (13/7/2020) lalu.

Yati ibu 1 anak ini saat ditemui PENJURU.ID dikediamannya menuturkan, gubuk yang dibangun suaminya tersebut pasca robohnya rumah yang dihuninya terpaksa Yati tempati bersama suami dan anaknya, Yati berharap agar pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat membantunya, pasalnya kata Yati, suaminya yang bekerja hanya sebagai pemulung tidak cukup mampu membangun hunian yang layak.

Bacaan Lainnya

“Rumah saya roboh sejak 13 Juli, suami saya hanya bekerja sebagai pemulung, mana mampu bangun rumah yang kokoh dan layak, walaupun demikian kami sangat bersyukur karna kami tetap semangat dalam menjalani hidup yang sudah digariskan Allah SWT, anak saya tetap semangat sekolah, suami saya tetap semangat bekerja, mudah-mudahan pemerintah dapat membantu kami,” ujarnya kepada PENJURU.ID (15/8/2020).

Ditempat yang sama, Katib Syuriyah Ranting Nahdlatul Ulama Pondok Benda Maryudi mengatakan, sejak musibah robohnya rumah Ibu Yati, pihaknya bersama pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Pondok Benda telah melakukan pendampingan dan penggalangan donasi untuk kebutuhan mendesak Ibu Yati.

“Kami bersama pengurus ranting NU Pondok Benda akan terus mendampingi Ibu Yati sampai rumahnya yang roboh dapat dibangun kembali dengan layak, serta kami akan menggalang donasi untuk membantu kebutuhan-kebutuhan Bu Yati, kami telah mengajukan kepada Kelurahan Pondok Benda agar Bu Yati didaftarkan pada program bedah rumah Tangsel,” pungkasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Staff Kelurahan Pondok Benda Icih menjelaskan bahwa, pemerintah Kelurahan Pondok Benda telah mendorong perihal program bedah rumah Ibu Yati melalui Corporate Social Responsibility (CSR) BJB, menurut Icih, dalam waktu dekat akan direalisasikan pembangunannya.

“Kami telah mendorong perihal tersebut kepada stakeholder terkait dan telah di acc, untuk pelaksanaannya kami belum tau pasti kapan akan direalisasikan, tapi kami pastikan bahwa tahun ini dalam waktu dekat dapat terealisasi dengan besaran anggaran kisaran Rp.75.000.0000 melalui program CSR BJB bedah rumah,” paparnya.

(Wandy)

Pos terkait