Mendapat protes keras dari sopir truk, Rapid test di pelabuhan Penyebrangan Galala Ambon akhirnya dilakukan tanpa dipungut biaya

Pelabuhan Penyeberangan Galala ambon

PENJURU.ID | Ambon – Puluhan sopir truk di Ambon, Maluku pada hari Minggu 7/6/2020 menolak melakukann Rapid test Jika harus membayar, mereka protes karena merasa terbebani akan adanya biaya Rapid test di tengah kesulitan ekonomi akibat Corona atau Covid-19.

Puluhan sopir truk lintas kabupaten kota di Maluku menggelar aksi protes aturan baru wajib Rapid Test dari tim gugus tugas Covid-19, mereka mendatangi pos pemantauan pelabuhan penyeberangan Ferry Galala Ambon.

Bacaan Lainnya

Sopir truk mengeluhkan adanya biaya saat mengikuti Rapid test di tengah beban operasional yang tinggi. Para Sopir truk melakukan Protest keras dan tidak mau melakukan Rapid test jika harus mengeluarkan biaya.

Sopir truk Ini akhirnya bersedia mengikuti Rapid test tanpa biaya sepeserpun setelah dialog dengan petugas tugas-tugas covid 19. Akibat aksi protes ini jadwal keberangkatan Ferry dari pelabuhan penyebrangan Galala Ambon menuju Kabupaten buru Maluku jadi terlambat.

(HTAP)

Pos terkait