Marquez Gagal Raih Juara Dunia MotoGP Musim Ini

Marc Marques bersama Dr. Mir. (Sumber: Instagram)

PENJURU.ID | Eropa – Kecelakaan yang dialami oleh Marc Marquez pada GP Spanyol pada 19 Juli kemarin, menyebabkan hilangnya kesempatannya menjuarai kejuaraan Motogp musim ini.  Cedera yang dialaminya cukup parah hingga ia melaksanakan operasi dan harus beristirahat hingga beberapa bulan.

Marquez mengikuti operasi keduanya pada 3 Agustus 2020, namun setelah seminggu berlalu, Marquez memberitahukan jika ada kesalahan dari operasi yang telah dijalani.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari portal berita Motogp GPOne.com (26/8/2020),  Marquez menyatakan tim dokter telah melakukan kesalahan terkait operasi pada cedera yang dialami.

Setelah operasi pertama kami mengikuti rekomendasi dokter, dokter memberikan saya harapan karena saya bisa kembali naik motor secepatnya, kembali ke kehidupan normal. Akan tetapi, ternyata tidak seperti itu kenyataanya,” ujar Marquez dalam wawancaranya dengan DAZN yang dikutip dari GPOne.

Meskipun ia merasa kecewa dengan tim dokter yang menanganinya, Marquez masih memberikan rasa percayanya terhadap tim dokter. Marquez juga merasa optimis, bahwa dia akan kembali dengan kondisi yang lebih matang di musim depan.

“Saya terus percaya dengan DR Mir dan seluruh timnya, karena setiap orang bisa saja membuat kesalahan. Saya menjalani operasi kedua dan sekarang mereka (tim dokter) lebih berhati-hati. Butuh waktu untuk pemulihan, dan sudah jelas kalau musim ini juara lepas dari saya. Namun untuk saat ini lebih baik memproritaskan pemulihkan diri dan kembali dalam keadaan lebih tangguh saat tubuh saya sudah mengizinkan untuk itu,” lanjut Marquez.

Marquez pun menjelaskan apa yang salah dalam penanganan cederanya. “Pelatnya (penyambung tulang) tidak bertahan seperti yang diperkirakan dokter, “tuturnya.

Tanpa kehadiran Marquez di atas trek lintasan, MotoGp musim ini terlihat berjalan seru. Walaupun pada awalnya Fabio Quartartaro terlihat mendominasi dengan memenangkan dua GP seri, namun sejauh ini tidak terlihat pembalap yang mendominasi.  Dari lima GP seri yang digelar, terdapat empat rider yang berhasil juara, justru tiga di antaranya berasal dari tim Satelit.

(Doni Safilah)

Pos terkait