Mandala Motor Kelara di Bawah Andi Irfan: Modal Nekat, Harumkan Nama Jeneponto di Berbagai Ajang Balap

PENJURU. ID | Jeneponto – Di tengah keterbatasan yang dihadapi, semangat para pebalap asal Kabupaten Jeneponto tetap menyala. Salah satu sosok yang konsisten membawa nama daerah adalah Andi Irfan bersama tim Mandala Motor Kelara yang terus tampil di berbagai ajang balap.

Menariknya, Andi Irfan memiliki identitas khas yang tak pernah berubah sejak awal kariernya. Nomor старт 123 yang digunakannya sejak awal tahun 2000-an hingga kini tetap setia melekat di setiap lintasan yang ia jajaki.

“Nomor 123 ini saya pakai sejak awal tahun 2000-an, dan sampai sekarang tidak pernah saya ganti,” ungkap Andi Irfan, menegaskan bahwa nomor tersebut bukan sekadar angka, melainkan bagian dari perjalanan dan perjuangannya di dunia balap.

Bersama Mandala Motor Kelara, ia telah mengikuti berbagai ajang bergengsi seperti Road Race Bupati Cup Enrekang di Enrekang, Road Race SCR Walikota Dandim Ratona di Palopo, serta Road Race Bupati Cup Soppeng Kota Kalong di Soppeng.

Perjalanan mereka juga menembus ajang Kejurnas Bupati Cup Sengkang di Sengkang dan Kejurnas Road Race Piala Kapolres Toraja di Toraja. Tak ketinggalan, mereka turut ambil bagian di Road Race Piala Walikota Parepare di Parepare hingga ajang nasional Indoprix SRRC di Polewali Mandar.

Selain itu, Mandala Motor Kelara juga tampil di Road Race Bupati Cup Malili di Malili, serta event Road Race Yamaha YCR di Bulukumba dan Pangkep.

Di balik semua itu, perjuangan yang dilalui tidaklah mudah. Keterbatasan dana sering kali menjadi hambatan, bahkan untuk sekadar biaya perjalanan. Namun, dengan modal nekat dan kecintaan terhadap daerah, Andi Irfan tetap melaju.

“Kalau dana tidak cukup, kadang kami pinjam. Yang penting nama Jeneponto tetap hidup di kancah balap,” ujarnya kepada PENJURU.ID, Minggu (13/04/2026)

Bagi Andi Irfan, nomor 123 dan setiap lintasan yang ia jalani adalah bukti dedikasi panjang untuk daerah yang dicintainya. Ia menegaskan bahwa yang diperjuangkan bukanlah nama pribadi, melainkan nama besar Jeneponto.

Harapan pun terus disampaikan kepada pemerintah daerah agar ke depan ada dukungan nyata bagi para pebalap lokal. Dengan perhatian dan fasilitas yang memadai, potensi anak daerah diyakini mampu bersaing lebih jauh.

Mandala motor kelara,Andi Irfan

Kisah ini menjadi gambaran bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus melaju. Dengan identitas yang tetap terjaga dan semangat yang tak pernah padam, Mandala Motor Kelara bersama Andi Irfan terus mengukir jejak demi nama Jeneponto di lintasan balap.

Pos terkait