PENJURU.ID | KARANGANYAR – Objek wisata candi Sukuh dan Candi Cetho yang menjadi ikon Kabupaten Karanganyar sudah tidak asing lagi bagi para wisatawan asing maupun wisatawan lokal. Dan kini telah dibuka kembali untuk umum. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sudah mengantongi izin dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah.
Selain itu terdapat pula Hutan Wisata Rindu Alam yang di kelola oleh Sukarno Aji sebagai ownernya .
Belum banyak wisatawan yang mengenal Hutan Wisata Rindu Alam karena imbas Pendemi Covid- 19 yang sedang melanda Nusantara.
Sukarno Aji (46) pria kelahiran Tawangmangu yang hijrah ke Ibukota Jakarta sekitar tahun 1991 menetap hingga tahun 2018.
Pada tahun 2019 Sukarno Aji pulang ke tanah kelahirannya di Kecamatan Tawangmangu Karanganyar.
“Saya sebagai putra daerah yang lahir di Kecamatan Tawangmangu tergugah untuk membuat lagu Karanganyar Gudang Wisoto, karena didasari oleh kecintaan saya terhadap tanah kelahiran yang banyak peninggalan budaya dan daerah pariwisata yg luar biasa,” kata Wirausaha Tekstil Sukarno Aji saat di konfirmasi penjuru.id, Jumat (7/5) melalui sambungan telephone.
“Tembang Karanganyar Gudang Wisoto telah tayang perdana di youtobe pada hari Kamis 06 Mei 2021 sekitar pukul 16:15 di channel youtube Java Holic Records dengan kameramen Andi tempat pengambilan video klip Wisata Jumog, Candi Sukuh,Candi Cetho. Telogo Madirdo, Rindu Alam Hillcamp,gunung Gamping dan Astana Mengadek,”ujarnya.
“Tujuan utama saya membuat lagu tersebut adalah satu keinginan dari putra daerah untuk mengangkat budaya warisan leluhur dan wisata budaya , alam yang sangat luar biasa,” imbuhnya.
“Proses dalam pembuatan tembang Karanganyar Gudang Wisoto melalui proses editing hingga arrasement musiknya digarap oleh Jack CL membutuhkan waktu sekitar 3 bulan lamanya, dan kami akan segera mengurus Hak Karya Cipta Intelektual (HAKI) terkait lagu yang saya ciptakan,” jelasnya.
“Terima Kasih kepada teman dan relasi seniman musik Karanganyar yang tak bisa saya sebutkan satu persatu atas segala suportnya hingga Tembang Karanganyar Kuto Wisato bisa di nikmati oleh para penikmat musik daerah,”bebernya.
” Harapan Saya semoga karya cipta putra daerah dapat mensuport khususnya Kabupaten Karanganyar terkait dengan banyaknya tempat wisata purbakala hingga wisata alam yang sangat mengagumkan dan perlu sekiranya mendapatkan perhatian dari para pemangku kebijakan di Kabupaten Karanganyar.” pungkasnya. (Adi Penjuru)





