PENJURU.ID| Probolinggo – Sistem elektronik rencana difinitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) penerimaan pupuk subsidi dan kartu tani yang diterapkan kementerian pertanian (kementan) untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran.
Rencana peyusunan (e-RDKK) yang berlansung di gedung aula Kantor Desa Sapikerep, kecamatan Sukapura yang di hadiri oleh semua kelompok tani yang berada di Kacamatan Sukapura, serta para pemilik kios penyalur pupuk bersubsidi.
Selain nenyusun rencana kebutuhan pupuk bersubsidi di wilayah Kecamatan Sukapura untuk tahun 2021, dihadapan media, Penjuru.id Rabu (14/10/2020) Abd. Rachman Sp. koordinator PPL BPP, Kecamatan Sukapura, dalam peyusunan (e-RDKK) juga menjaring para petani yang belum tercakup dalam rencana elektronik kebutuhan definitif kelompok.
“Data manual yang dijadikan rujukan pendistribusian pupuk bersubsidi bisa muncul data yang kurang falid, melalui data manual pembagian pupuk subsidi jadi tidak bisa merata,” ujar Abd. Rachman Sp. koordinator PPL BPP, Kecamatan Sukapura.
Perwakilan PT. Petrokimia Gresik, Heri juga memberikan pemaparan dengan melalui progam tersebut petani membayar pupuk bersubsidi langsung ke bank sesuai dengan kuota dan sesuai harga pupuk subsidi.
Dari PT. SAR, Urea Kaltim Febri, juga berharap dengan adanya (e-RDKK) dengan penyusunan kebutuhan pupuk dan penjaringan bagi yang belum tercakup dalam progam elektronik definitif kebutuhan kelompok, untuk penyaluran di tahun 2021 bisa tepat sasaran sesuai kuota dan kebutuhan, tentunya Distributor dan kios adalah kunci keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai ketentuan serta mekanisme yang ada.
(PRASOJO)





