PENJURU.ID – Klaten
Masih ingat dengan Rangga Dimas Iskandar anak umur 7 tahun Warga Desa Sidowayah Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Propinsi Jawa Tengah
Yang mengalami kebutaan mendadak di saat umur 6 tahun dan ditinggal pergi ayahnya saat Rangga mengalami kebutaan,sampai saat ini Rangga belum bisa melihat indahnya dunia.
Rangga hanya menjalani rawat jalan selama ini (Kontrol),belum mendapatkan kepastian kapan Rangga dioprasi agar bisa melihat seperti dulu lagi.
Umiyatun (33thn) ibu rangga mengatakan,selama 1 tahun 8 bulan Rangga hanya kontrol saja ke Rumah Sakit dijogjakarta,belum ada kepastian kapan anak saya bisa sembuh atau di operasi, Tuturnya.
Umiyatun menambahkan, Selama Satu bulan Rangga bisa 2 sampai 3 kali kerumah sakit untuk kontrol,itu pun setiap periksa harus bayar,tebus obat juga bayar,karna BPJS katanya hanya bisa cover satu poli saja,untung ada Ambulance gratis yang selalu bersedia mengantarkan saya dan anak saya setiap akan kontrol ke Jogja,Ucapnya Rabu (28/09/22).
Umiyatun pun berharap anak saya bisa melihat kembali seperti dulu,bisa sekolah lagi,bisa bermain dengan temannya temannya lagi.
Biar saya bisa bekerja kembali untuk menafkahi dan membesarkan anak saya,karena saat ini selain ibu saya juga tulang punggung keluarga.
Diberitakan sebelumnya Rangga Dimas Iskandar pada awal februari 2021 mengalami kejang dan dibawa ke salah satu rumah sakit diklaten setelah minum obat dari resep dokter tubuh rangga mengalami bintik bintik hitam di seluruh tubuh kemudian melepuh seperti luka bakar.
Setelah bintik bintik itu hilang mata rangga mulai lengket tidak bisa terbuka dan terjadi kebutaan sampai saat ini.
Ryn





