PENJURU.ID | Jawa Timur – Sebanyak 18 orang mahasiswa tengah melakukan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) tepatnya di Desa Bulangan Barat, Kec. Pegantenan Pamekasan, Jawa Timur. Perkuliahan dimaksudkan untuk para mahasiswa agar dapat berinteraksi secara langsung bersama masyarakat di sekitar desa tersebut.
Sebelumnya, mereka telah dilepas oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Madura untuk mengabdikan ilmu dan belajar ilmu di tengah masyarakat yang lokasinya telah ditentukan kampus di Desa Bulangan Barat pada urutan posko 19.
Setibanya di Balai Desa, para mahasiswa disambut hangat oleh Kepala Desa setempat. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Tri Sutrisno yang membersamai anak didiknya mengaku terharu dengan sambutan dan apresiasi Kepala Desa.
Dalam sambutannya dosen asal Sumenep ini menyampaikan, bahwa kehadirannya bersama para mahasiswa merupakan amanah besar perguruan tinggi untuk melaksanakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pada bidang pengabdian masyarakat yang nantinya mahasiswa dapat mendarmabaktikan semua kemampuannya untuk pemberdayaan desa Bulangan Barat.
“Kehadiran kami untuk melaksanakan amanah besar perguruan tinggi yaitu melakukan salah satu Tridarma Perguruan Tinggi bidang pengabdian kepada masyarakat,” ucap Tri Sutrisno
Hal tersebut dibalas sambutan semangat dari Kepala Desa, bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan yang kesekian kalinya Desa Bulangan Barat bermitra dengan IAIN Madura dalam hal pengabdian, pihaknya sangat bersyukur desanya dijadikan tempat mengabdi. Mengingat banyaknya program yang nantinya bisa diselaraskan dengan program pengabdian mahasiswa.
“Regulasi tentang desa, dalam pemberdayaan desa sudah seharusnya bisa bermitra dengan perguruan tinggi,” tegas Kepala Desa Bulangan Barat.
Di akhir sambutannya, Kepala Desa mengucapkan selamat melaksanakan KPM, dirinya berpesan agar kuliah dengan baik, etis dan adaptif.
“Kepada pihak kampus kami memberi penghargaan dan apresiasi yang setinggi tingginya atas kepercayaan yang selama ini dibangun,” tutupnya.
Di sela-sela serah terima, Koordinator Desa Moh. Zehid Rosi A. menyampaikan permohonan kepada Kepala Desa agar dibimbing, dibina dan diarahkan selama menjalani KPM.
“Dalam perjalanannya manakala kami menemukan persoalan, kendala dan kesulitan mohon untuk selalu ditunjukkan,” tambahnya.
Seusai penyerahan, Tri Sutrisno memberikan pembekalan dengan menekankan pentingnya 3K dalam pengabdian, diantaranya, Komunikasi, Koordinasi dan Kontribusi. Tahapan PKM juga disampaikan mulai dari FGD bersama pejabat dan tokoh masyarakat Desa Bulangan Barat, penggalian data metode PKM dan pelaporan. Tampak pula sebelum para mahasiwa menempati fasilitas yang disediakan Kepala Desa, mereka terlihat antusias bahu membahu menyiapkan kelengkapan bermalam dan kebutuhan lainya.





