Koramil 0820/08 Sukapura, pantau pelaksanaan Vaksin Astrazenica di Desa Ngadisari

PENJURU.ID | Probolinggo – Segala usaha dan upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19, sangat serius dari kota sampai Plosok Desa, agar masyarakat benar benar bisa selamat dari bahaya virus Covid 19, seperti halnya yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa Ngadisari bekerja sama dengan Puskesmas Sukapura, melakukan vaksinasi kepada, lansia, tokoh adat, tokoh Agama, serta pelaku wisata, pelaksanaan vaksinasi berlangsung di pendopo agung Desa Ngadisari, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Senin (10/05/2021)

“Walaupun sudah di vaksin baik masyarakat dan lembaga Desa, maupun pelaku wisata, tokoh adat tokoh agama jangan sampai lupa dan lalai untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap wajib disiplin protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta jangan berkerumun, dan hindari mobilitas, agar PPKM di Desa Ngadisari, tetap berjalan dan sesuai harapan pemerintah, untuk sedini mungkin bisa memutus mata rantai penyebaran Covid 19, jelas,” Kepala Desa Ngadisari, Sri Wahayu.

“Kami dari petugas medis yang bertugas dari Puskesmas Sukapura, sebanyak 11 orang, menyiapkan sebanyak 1000 dosis vaksin Astrazeneca, dengan harapan target semoga bisa terserap dan mencapai sasaran 1000 orang yang ada di Desa Ngadisari, ini merupakan upaya pemerintah untuk percepatan dari penanggulangan penyebaran Covid 19, khususnya di wilayah kecamatan Sukapura, umumnya di Kabupaten Probolinggo, untuk titik sasaran kali ini adalah, lembaga Desa Ngadisari, masyarakat lansia, dan pelaku wisata, tokoh Agama, tokoh Adat, semua kita lakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, ucap,” Nakes Puskesmas Sukapura, Dr. Roni.

“Saya mewakili Danramil Sukapura, sebagai Babinsa sangat mengapresiasi antusias warga yang berbondong-bondong ingin mendapatkan vaksin, namun tetap disiplin prokes dan mengantri serta menunggu di panggil baru mendaftar untuk divaksin, serta kompak baik dari kelembagaan Desa dan unsur pemerintahan Desa, Linmas turut hadir, dan sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai Babinsa harus selalu hadir ditengah tengah masyarakat, agar bisa memantau serta mengetahui kegiatan apapun yang terjadi sedini mungkin, tegas,” Babinsa Sertu. Nanang Muhadi.

“Sebagai ketua PHRI dan mewakili pelaku wisata yang ada di wilayah lereng Bromo, Kecamatan Sukapura, sangat berterima kasih sekali kepada pemerintah yang peduli kepada keselamatan masyarakatnya, dengan memberikan vaksin Astrazeneca dengan gratis tanpa dipungut biaya apapun, saya juga mengajak kepada pelaku wisata dan pengusaha wisa untuk ikut mensukseskan program pemerintah dalam pelaksanaan Vaksinasi, agar kita semua selamat, pungkas,” Ketua PHRI, Digdoyo Djamaluddin.

(Prasojo)

Pos terkait