Ketum ISWI Sambangi Workshop DALANG, Saksikan Proses Daur Ulang Sampah Menjadi Produk Layak Jual

PENJURU.ID | TANGERANG– Ketua Umum Ikatan Sarjana Wanita Indonesia (ISWI) Dr. Ir. Retno,S.E.L, MSc, Phd mengadakan kunjungan ke Workshop DALANG yang mempunyai program daur ulang sampah plastik yang dapat mengubah sampah yang dianggap tidak berguna dan menjadi momok bagi banyak pemimpin daerah menjadi suatu karya yang bernilai.

Daur ulang Atau biasa disebut dengan DALANG merupakan program daur ulang sampah plastik yang diinisiasi oleh organisasi non profit Indonesian Plastics Recyclers, Vital Ocean Indonesia dan CV. Khazanah Teknik Indonesia.

Indonesians Plastic Recylers adalah perkumpulan pelaku daur ulang plastik Indonesianon profit sedangkan Vital Ocean Indonesia adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)bertujuan membangun gerakan terkoordinasi untuk mengurangi polusi plastik laut secara berkelanjutan.

“Program kami fokus untuk mendaur ulang sampah plastik tanpa proses penggilingan terlebih dahulu dan langsung diproses oleh mesin rancangan khusus yang akan menghasilkan papan.” Kata Owner Khazanah Tekhnik Indonesia Suryandi pada awak media, Kamis (5/5/2022) di Workshop DALANG di bilangan Kota Tangerang.

” Saya kagum dan takjub melihat proses dari awal sampah rumah tangga di proses dalam waktu singkat menjadi papan yang dihasilkan dari memasukkan sampah plastik langsung ke dalam mesin dapat menghasilkan papan yang sangat padat dan kuat. ” Kata Ketua Umum ISWI Dr. Ir. Retno,M.Sc.Phd.

” Saya di dampingi 2 Pengurus DPP ISWI langsung mengadakan kunjungan ke Workshop DALANG, dan bersama InBisnis Provinsi Banten, Founder Gerakan Kopi Persahabatan, Founder Sabda Daya Nusantara di saksikan awak media membubuhkan tanda tangan di atas balok yang akan di pasang di bagian Kapal Pengeruk Sampah yang sedang dalam tahap perancangan di Khazanah Tekhnik Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi maha karya cipta anak negeri yang menciptakan sesuatu karya besar dari sesuatu yang dianggap tak berguna yaitu sampah plastik hanya mengunakan beberapa mesin yang simple dan harga yang terjangkau.” Tegas Retno.

“Semoga program projek pembuatan perahu pengeruk sampah dapat berjalan dengan lancar dan berhasil.” Imbuhnya.

“Saya menyaksikan proses produksi papan jumbo yang merupakan papan dengan ukuran besar.” Kata Founder Gerakan Kopi Persahabatan Lucas Cristian dengan tak lupa membagikan kopi sebagai ciri khasnya.

“Saya sangat kagum dan takjub melihat pembuatan hiasan ornamen hiasan dinding ” Yesus” sebagai cinderamata yang dengan tangan-tangan trampil akan dapat membangkitkan UMKM di Indonesia. ” Jelas salah satu pensiunan Kemendikbud Rose yang saat ini aktif di DPP ISWI.

“Tanpa direncanakan dan serba dadakan semoga DPP ISWI dapat ambil bagian dan berperan untuk mengembangkan pemasaran mesin- mesin DALANG yang terbukti dapat mencetak sampah menjadi sesuatu karya yang bernilai ekonomi.” Pungkasnya. (Tim/Red)

Pos terkait