PENJURU.ID I Kabupaten Bekasi – Kali Cikarang meluap ratusan rumah di sepanjang Kali Cikarang terendam banjir. Ketinggian air di dalam rumah mencapai 1.5 meter. warga yang terdampak sebisa mungkin menyelamatkan barang-barang berharga, namun keselamatan jiwa lebih utama.
Subur, Salah satu warga yang terdampak banjir, yang tinggal di RT 03 RW 07, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Ia menceritakan, air kali mulai naik pada sekitar pukul 13.00 WIB. Ketinggian air sangat cepat datangnya.
“Tiba-tiba jam satu, air kali cikarang makin tinggi, datangnya sangat cepat. Banjir parah baru tahun ini, tahun sebelumnya banjirnya tidak separah ini, paling hanya 50 cm tinggi airnya. Kami pjn hanya bisa selamatkan barang yang penting saja,” ucap Subur, pada penjuru.id di lokasi, Sabtu (1/11/2025).
Subur juga mengatakan, untuk sementara saya sekeluarga mengungsi ke rumah anak yang sudah berkeluarga. Kalau yang lain mengungsi ke lapangan yang datarannya tinggi.
“Sementara saya sekeluarga tinggal di rumah anak, warga yang lain pada ngungsi ke lapangan. Belum ada bantuan sama sekali,” ujarnya.
Sementara itu ditempat terpisah Tatang, Ketua RT 03 mengungkapkan, kejadiannya sangat cepat, warganya yang terdampak ada 40 rumah, sebagian warga mengungsi ke lapangan dan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU).
“Untuk warga yang terdampak banjir kita pasang tenda di Lapangan dan TPU, karena tempatnya tinggi,” ungkapnya.
Penyebab banjir ini, kata Tatang, mungkin karena sering hujan kalau sore hari, ditambah lagi ada perbaikan di pintu air CBL.
“Kali Cikarang sebagian sudah di normalisasi, kali tidak terlalu banyak sampah, jadi air kali kalau habis hujan banjir, airnya ngalir lancar deras dan meluap sampai ke pemukiman,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada bantuan dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes), maupun dari pihak Kecamatan dan Kabupaten.





