Ibu Rumah Tangga Jadi Korban Jambret di Ciputat

Seorang Ibu Rumah Tangga jadi korban jambret di Kawasan Ciputat terekam CCTV.

PENJURU.ID | Tangerang Selatan – Seorang ibu rumah tangga jadi Korban Penjambretan di Jalan Pahlawan RT 07 RW 01, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan ( Tangsel), Senin, 20 September 2021 kemarin. Pejambretan di lakukan pada pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Aksi  Tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi dan viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat pelaku melancarkan aksinya seorang diri dengan mengemudikan motor jenis matik berwarna gelap.

Tak terlihat jelas ciri-ciri pelaku. Pasalnya saat beraksi, pria tersebut mengenakan jaket dan helm. Sehingga korban pun tak dapat melihat wajahnya dengan jelas.

Seolah telah mengetahui sasarannya, pelaku langsung mendekati korban yang mengenakan daster panjang. Tanpa waktu lama, pelaku seketika beraksi menarik kalung yang dikenakan korban lalu pergi tancap gas.

Rupanya, korban penjambretan itu telah diintai oleh 2 orang kawanan pelaku yang berboncengan satu sepeda motor. Pelaku yang bertugas mengintai telah berada di sekitar lokasi kejadian sebelum eksekutor muncul dari mulut gang.

Korbannya, yakni seorang Ibu rumah tangga bernama Susana, 52, yang sedang membeli sayur mayur untuk kebutuhan rumahnya.

“Pagi itu saya memang saya terbiasa belanja, karena menghindari keramaian karena kondisi kaki saya yang sakit. Saat pagi itu, saya tidak sadar dan tidak curiga ada apa-apa,” ujar Susana saat dijumpai di kediamannya, Selasa, 21 September 2021.

Akibat kejadian itu, Susana merasa sangat terkejut hingga terdiam di tempat. Dia sempat mengalami trauma. “Saya kaget, akhirnya saya diam. Langsung sadar kalung saya tidak ada. Lalu saya teriak kencang, ‘jambret, jambret!’,” ungkapnya.

Namun sayang, kondisi saat itu sangat sepi. Pelaku pun langsung melarikan diri usai melancarkan aksinya tersebut.

Akibatnya, selain harus merelakan kalung emasnya dibawa kabur pelaku, Susana pun mengalami luka yang melingkar di bagian lehernya akibat tarikan pelaku merampas kalung emasnya.

“Saya luka di leher. Kalau nominal harga saya kurang tahu karena itu pemberian anak. Tapi kalau kisaran, sekitar lima gram,” paparnya.

Saat dikomfirmasi kejadian itu, Kanitreskrim Polsek Ciputat Timur Iptu Deni Nova, mengaku belum menerima adanya informasi penjambretan tersebut. “Lokasi di mana? untuk hari ini belum ada laporan tersebut,” katanya, Selasa (21/09/21).

Sama halnya dengan seorang anggota Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Asep. Dia menuturkan, belum mengetahui ada peristiwa penjambretan di wilayahnya sebagaimana terekam dalam CCTV warga.

“Saya sudah hubungi Pak RT, informasinya itu kejadian jam 5.30 pagi. Tadi saya sudah kabari juga informasinya ke reserse,” ucapnya terpisah.

 

Pos terkait