Purnama Kapat – Valentine Bali

PENJURU.ID|BADUNG–Purnama Kapat atau Purnama ke-empat dalam hitungan kalender Bali adalah puncaknya Mertha Masa (anugrah kehidupan) bagi mahluk hidup termasuk binatang dan tumbuh-tumbuhan di dunia.

Puja mantra yang diuncarkan oleh Pedanda adalah Puja Semara Nustana (Puncak Asmara). Di saat inilah, puncaknya sarwaprani (segala mahluk hidup) mendapat amertha yang membahagiakan, membangkitkan daya dan semangat hidup.

“Payoganira Bethara Prameswara, Sang Hyang Purusankara; Sad Gana lawan Bethari. Tumutang Rsi Gana kabeh, atha ring Samanira”.

Saat beryoganya Bethara Prameswara, Sang Hyang Purusankara; Sad Gana beserta saktinya. Disertai oleh para Rsi Gana, hadir pada saat itu.

Inilah puncak Bethara Bethari melimpahkan penganugrahan terbesar.

“Wnanga Sang Purohita kabeh ma Ngarga Puja; ma Pasang Lingga sakramaniya”.
Sangat wajib bagi para Pedanda Siwa melaksanakan puja, memasang lingga pada saat Purnama Kapat.

Saat itulah Pedanda sebagai Siwa sekala dapat menurunkan anugrah tersebut dan menggetarkan energi positif ke seluruh kehidupan.

Pada tahun ini, Purnama Kapat dirayakan pada rahina Anggara Kliwon wuku Kulantir (Anggara Kasih), tanggal 21 September 2021.

Sangatlah disayangkan apabila kita semua melewatkan Purnama Kapat tanpa melukat atau meruwat diri pada Sang Amasang Lingga. Karena dengan melukat ini, selain membersihkan diri juga kita bisa mendapatkan anugrah Mertha Masa tersebut, yang membangkitkan daya, semangat hidup dan cinta kasih.

Pungsed Bali
Katyagan Sabran Rakta Lor

Pos terkait