PENJURU. ID | Jeneponto – Gedung Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jeneponto yang terletak di poros kota kabupaten tepatnya di Jln. Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, diduga digunakan tempat penampungan bagi oknum mafia BBM jenis solar.
Pasalnya, lokasi gedung tersebut berhadapan dengan SPBU dan beberapa SPBU yang tidak jauh sehingga berpotensi digunakan tempat penyimpanan bagi para oknum penyalahgunaan BBM dengan modus pengisian Jerigen isi 33 liter dan diangkut menggunakan motor.

Gedung Pemuda dan Olahraga milik Pemda Jeneponto yang digunakan berbagai kalangan dalam melakukan aktifitas olahraga, namun beberapa ruangan gedung tersebut miris dijadikan ajang bisnis bagi oknum mafia BBM yang beroperasi di kabupaten Jeneponto.
Dari pantauan Awa media dilapangan, terlihat rombongan pengendara motor keluar masuk halaman gedung, masing-masing membonceng Jerigen isi solar, masuk menyimpan dan keluar menuju SPBU terdekat mengisi jerigen dengan dasar modus surat rekomendasi dari dinas terkait guna dilancarkan pengisiannya oleh anggota SPBU.

Selain itu, ditempat penampungan, beberapa titik ruangan gedung bagian luar berisikan puluhan jerigen dan dilokasi itu juga standby 1 mobil Toyota Avanza yang diduga digunakan bos mafia BBM untuk mengangkut puluhan Jerigen yang sudah dikumpulkan para pemotor tersebut.
Oknum penyalahgunaan minyak bersubsidi jenis solar bereaksi dengan cara berpariasi dalam melakukan pengisian di setiap SPBU, diantaranya menggunakan mobil angkutan umum maupun pribadi jenis Panter, Mikrolet, Avanza dan beberapa jenis mobil lainnya dengan muatan masing-masing puluhan Jerigen.

Rombongan pengendara roda dua (motor) diduga dikomandoi salah satu oknum mafia BBM inisial KM asal Jeneponto. Oknum tersebut dinilai bukan orang biasa lantaran bebas menempati pasilitas pemerintah daerah untuk digunakan tempat bisnis mafia BBM demi memperlancar bisnis gelapnya itu.
Dikonfirmasi pihak penanggung jawab Gedung milik pemerintah daerah dalam hal ini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Jeneponto, Drs YUSUF PAKIHI, M.Si, terkait adanya oknum mafia BBM yang memanfaatkan bagian gedung tempat penampungan solar sebelumnya dirinya tidak tau hingga berterima kasih atas informasi ini.

“Kami sama sekali tidak tau dan terima kasih atas informasinya.”ujar Yusuf mantan Kepala Spektorat Kabupaten Jeneponto lewat panggilan WhatsApp nya, Minggu (12/03/2023) sekitar pukul 19.18 Wita.
Lebih lanjut kata dia, Gedung itu tempat olahraga bukan tempat penampungan bisnis elegal sehingga dirinya menegaskan akan turun kelokasi dan apabila masih ada aktifitas itu maka akan meminta pihak kepolisian turun kelokasi menindak lanjuti.

“Gedung itu tempat olahraga bukan tempat penampungan solar, saya akan turun cek langsung dan apabila masi ada kegiatan maka saya minta pihak Kepolisian untuk menindak lanjuti para pelaku itu.”tegas Kadispora Jeneponto
Pewarta: Mail




