Gunakan Knalpot Brong dan Aksi Bali Dibulan Ramadhan, Satuan Lalulintas Polres Jeneponto Amankan Puluhan Motor

PENJURU. ID | Jeneponto – Suasana Bulan Suci Ramadhan kerap dijadikan kesempatan bagi para pemuda geng motor ugal-ugalan menguji nyali kecepatan dan bunyi knalpot brongnya hingga mengganggu ketertiban lalulintas.

Aksi ugal-ugalan sering kali dilakukan para pemuda geng motor saat pelaksanaan ibadah tarwih dan jelang shalat subuh hingga sangat mengganggu aktifitas para jamaah yang sedang melangsungkan ibadah.

Hal itu di ungkapkan Kasat Lantas Polres Jeneponto, Iptu Sudirman HS,S.Sos saat dikonfirmasi diruangkannya mengatakan sudah membuat surat perintah cipta kondusif penegakan hukum guna mengurangi angka pelanggaran lalu lintas terutama pengguna knalpot brong dibulan suci ramadhan.

“Saya selaku Kasat Lantas sudah membuat surat perintah cipta kondisi penegakan hukum minimal untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas seperti menggunakan knalpot brong dan aksi pelanggaran lalu lintas lainnya.”kata Iptu Sudirman, Kamis (30/03/2023)

Langkah penegakan hukum yang dilakukan satuan lalu lintas polres jeneponto mulai menjelang puasa hingga saat ini dianggap berhasil, pasalnya puluhan motor terjaring razia hingga aktifitas ugal-ugalan para pemuda sudah berkurang.

“Dengan adanya penegakan hukum yang kami lakukan ini, saya lihat dua hari terakhir ini aksi para geng motor dengan knalpot brong sudah mulai berkurang adanya dan hampir disetiap menjelang shalat subuh.”ujar Kasat Lantas

Puluhan motor yang terjaring razia saat ini belum diketahui pasti legalitas kendaraan dan penggunanya apakah merupakan warga kabupaten sendiri dan apa jenis bentuk pelanggarannya.

“Kami sudah perintahkan baur tilang dan Kanit patroli untuk mendata apakah kendaraan dan penggunanya murni warga kabupaten Jeneponto sendiri dan apa jenis pelanggarannya.”tegasnya

Menurut Kasat Lantas Iptu Sudirman HS,S.Sos apabila ditemukan pelanggaran atensi diantaranya menggunakan knalpot brong dan balapan liar maka itu akan dimaksimalkan barang buktinya untuk tidak diserahkan begitu saja.

“Jadi kalau memang betul-betul atensi sesuai dua pelanggaran diatas maka itu akan kami maksimalkan barang buktinya untuk tidak diserahkan begitu saja .”jelas Iptu Sudirman

Penegakan hukum secara terukur yang dilakukan satuan lalulintas, selain memeriksa legalitas kendaraan juga dilakukan pemeriksaan bagasi motor yang terjaring demi mengantisipasi adanya membawa senjata tajam.

“Itulah penegakan hukum secara terukur, kalau memang ada yang ditemukan senjata tajam dibagasi motor ade-ade yang terjaring oleh anggota lantas maka kita akan serahkan ke Reskrim.”terang Kasat Lantas Polres Jeneponto, Iptu Sudirman

Pewarta: Mail

Pos terkait