PENJURU.ID | Probolinggo – Yadnya Kasada kegiatan adat suku Tengger Bromo yang gelarannya di lakukan satu tahun sekali untuk tahun ini memberikan dampak positif pertumbuhan ekonomi di wilayah kecamatan sukapura, kabupaten Probolinggo.
Tak hanya di lautan pasir Bromo, pasar rakyat yang merupakan pelengkap dalam ritual Yadnya Kasada, di cemoro lawang juga ada pasar rakyat yang digelar tahunan ini juga di serbu pengunjung.
” Setelah dari kawah Bromo sebagai suku Tengger melarungkan sesaji hasil bumi maupun yang lain merupakan wujud rasa syukur kepada sang Pencipta dan leluhur, setelah hendak pulang wajib untuk sekedar membeli oleh oleh di gelaran pasar rakyat setahun sekali, tadi di laut pasir juga ada pasar dimana disitu tersedia oleh khas perayaan kasada, sedangkan di cemoro lawang ada pasar makanan dan berbagai macam permainan, untuk melepaskan lelah sejenak beristirahat dengan menikmati makanan serta minuman yang ada di cemoro lawang,” Ucap Anik warga suku Tengger.
Tahun ini dengan kelonggaran pandemi covid, Yadnya Kasada tahun 2023 lebih meriah dan masyarakat suku Tengger dari 4 kabupaten yaitu, kabupaten malang, kabupaten pasuruan, kabupaten Lumajang, dan kabupaten Probolinggo tumpah ruah ke kawasan kawah Bromo.
” Kasada 2023 lautan pasir dan di area kawah Bromo lebih ramai di padati oleh suku Tengger dari 4 kabupaten, yang sedang melaksanakan ritual perayaan Yadnya Kasada, ” Pungkas Joni.
Untuk menghindari kemacetan kendaraan yang melintasi petugas menerapkan buka tutup dan membagi arah pintu masuk dan arah pintu keluar.
(Prasojo)





