PENJURU. ID | Jeneponto – Pelaksanaan Musyawarah Pembangunan desa (Musrenbangdes) desa Tarowang dalam rangka Penyusunan RKPDes tahun 2021 dan DU RKP tahun 2022 yang diselenggarakan di Balai Kantor desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Rabu (23/09/2020).
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa merupakan forum perencanaan (program) yang dilaksanakan oleh lembaga publik dalam hal ini yaitu Pemerintah Desa (Pemdes), bekerja sama dengan warga masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya, dengan tujuan menetapkan RKP Desa tahun 2021 yang akan dilaksanakan oleh APB Desa merumuskan prioritas usulan kegiatan pembangunan desa tahun anggaran 2022 yang akan diusulkan ke OPD pelaksana kegiatan melalui Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan dan memilih dan menetapkan delegasi desa untuk mengikuti Musrenbang RKPD Kabupaten di Kecamatan tahun 2020.

Turut hadir dalam kegiatan musyawarah Desa Tarowang. 2 Anggota DPRD Jeneponto, Abbas Lawa dari (Fraksi PPP) bersama Sri Wahyuni Nengsi dari (Fraksi PKS. Kadis PMD, ABD Makmur. S. Kadis Bappeda Yang diwakili, Yusup Bayu, Kabid Horti Kultura Dinas pertanian Kabupaten Jeneponto, A. Basran BJ. Kepala Puskesmas Tarowang. Juga Hadir Wakil Ketua Komisioner KPU Kabupaten Jeneponto, Alwi Sau. Camat Tarowang yang diwakili. Kamtibmas TNI Polri bersama Anggota BPD Desa Tarowang, Para Kepala Dusun, tokoh masyarakat, Agama, Pemuda Pemudi Desa Tarowang.
Kades Tarowang, Sahar Sila mengatakan bahwa, pelaksanaan Musrenbangdesa bertujuan menetapkan RKPDes T.A 2021 dan DU RKP T.A 2020 tentu menjadi sebuah momentum strategis. Khususnya dalam menyelaraskan kesepahaman tentang arah kebijakan pembangunan khususnya pada tahun anggaran 2021.

” Kegiatan ini adalah forum rembug warga desa yang wajib dilakukan untuk membicarakan masalah dan potensi desa agar teridentifikasi dengan baik untuk memberikan arah yang jelas atas tindakan yang layak menurut skala prioritas untuk dilaksanakan dalam mengatasi masalah atau memaksimalkan potensi yang dimiliki dan membutuhkan kerja sama dengan warga dan para pemangku kepentingan lainnya untuk membangun desa kita,” lanjut Sahar Sila dengan gagasannya.
” Kreatifitas desa sangat dibutuhkan untuk mendorong tumbuhnya program inovasi desa, pengembangan sumber daya manusia, produk unggulan desa, produk unggulan kawasan perdesaan, revitalisasi BUMDesa dan BUMDesa Bersama, pengembangan desa wisata, pengembangan desa digital diharapkan mampu untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa kita. Adapun pemulihan ekonomi di desa menggunakan beberapa kegiatan antara lain memperkuat ketahanan pangan, revitalisasi BUMDesa, digitalisasi ekonomi desa, dan padat karya tunai desa,” terang Kades Tarowang.

Saat kegiatan berlangsung, masing-masing OPD menyampaikan program kegiatannya yang bersentuhan langsung ke desa di antaranya Kepala Bappeda Yang diwakili, Yusup Bayu menjelaskan pelaksanaan inti dari pada Musrembangdes dengan berbagai usulan melalui program RKPDes dengan mengacu kepada RKPD Kabupaten serta memberi pemahaman akan tingkat kesadaran masyarakat dalam mendapatkan bantuan di berbagai OPD yang turun di desa melalui kolompok Tani dan sebagainya.
” Beberapa Usulan perencanaan yang tentunya sudah di Sepakati ditingkat dusun hingga kini di musyawarakan kembali bersama melalui Musrenbangdesa dan pada kesempatan ini, kami ingin lebih memperjelas bahwa dalam usulan RKPDes harus singkrong dengan program daerah melalui RKPD Kabupaten supaya apa yang diusulkan cepat terlaksana, selain itu juga kami dari Bapedda Kabupaten Jeneponto sedikit memberi pemahaman akan tingkat kesadaran masyarakat yang menerima bantuan apa saja dari berbagai OPD agar dimanfaatkan dengan baik, namun apa yang terjadi dilapangan, banyaknya bantuan pemerintah yang disalah gunakan dengan menjual bantuan tersebut. Contoh mesin jahit, perbengkelan karna penerima tidak menguasai teknis. Sehingga kedepannya mengusulkan permohonan bantuan, maka harus kursus di dinsos sesuai kebutuhan bantuan setelah mendapatkan sertifikat baru kolompok bisa di berikan bantuan,” tegas Bayu

Dalam penyusunan perencanaan kegiatan yang diprioritaskan dalam RKP desa tahun 2021 mempertimbangkan prioritas penggunaan dana desa dan hasil pemetaan Indeks Desa Membangun dengan berbagai paparan tim pokja penyusun RKPDes T.A 2021 dan DU RKP T.A 2022.
Lima nama-nama perwakilan Desa yang mengikuti Muscam di Kecamatan Tahun 2020, Saharuddin Sila selaku Kepala Desa, H.Saharuddin Tappa selaku Wakil Ketua BPD, Zainuddin MT selaku Tokoh masyarakat, Ibu Rostina selaku Tokoh perempuan, H. Ust. Syarifuddin selaku Tokoh Agama.
(Ismail)





