PENJURU. ID | Jeneponto – Ratusan warga tarowang Penerima Bantuan Sosial (Bansos) melalui program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini disalurkan berupa uang tunai langsung kepada keluarga penerima manfaat.
Kegiatan berlangsung di Kantor Pos Unit Twowang tepatnya di Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Kamis (03/03/2022)
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako tahun ini 2022 kini dicairkan secara tunai per/ tri ulang mulai dari Januari hingga Maret dan di cairkan di Kantor Pos Unit masing-masing guna percepatan penyaluran.

Pemberian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berlangsung mulai dari pagi hingga sore hari memadati Kantor Pos Unit Tarowang dan di Kawal pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 oleh tim Vaksinator Puskesmas Tarowang.
Padatnya penerima bansos kali ini, Jajaran Polsek Batang hadir ditengah-tengah masyarakat memantau dan mengawal langsung pelaksanaan penyaluran BPNT kepada ratusan Keluarga Penerima Manfaat.
Hadir memantau kegiatan tersebut, Aiptu Arif Amir (Kanit Sabhara Sek Batang) , Bripka Rahman bersama Bripka Wandi beserta Bhabinkamtibmas Desa Pao, Bripka Syamsu Alam.

Pada kesempatannya, Kanit Sabhara Sek Batang Aiptu Arif Amir ditengah-tengah penerima manfaat mengajak warga yang belum melakukan Vaksinasi baik dosis 1 maupun dosis 2 bahkan sekaligus dosis 3 untuk segera ke Posko terdekat yang sudah disediakan.
Didepan warga, dirinya menegaskan pentingnya vaksinasi menjadi persyaratan utama administrasi untuk bisa mendapatkan bantuan sosial kali ini, maka wajib punya kartu Vaksin, selain itu juga bertujuan dalam meningkatkan HERD IMMUNITY atau kekebalan kelompok dalam komunitas lingkungan sekitar kita dan kehidupan sehari-hari.”tegas Aiptu Arif Amir
Terpisah, Bhabinkamtibmas Desa Pao Bripka Syamsu Alam turut memberikan himbauan protokol kesehatan kepada warga penerima manfaat sekaligus peserta vaksin agar tetap mematuhi prokol kesehatan 5M.

“Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,menjaga jarak, menggunakan masker saat beraktifitas,mengurangi mobilisasi dan menghindari kerumunan orang guna memutus rantai penyebaran corona virus apa lagi dengan munculnya varian omicorn yang lebih cepat penularannya.”imbau Bripka Syamsu Alam
Pewarta: Mail




