PENJURU.ID | Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) buka suara terkait dengan doa umur pendek Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri, Senin (16/11/2020).
Aziz Yanuar selaku Tim Kuasa Hukum mengatakan, doa yang dipanjatkan oleh Idrus Jamalulail agar Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berumur pendek merupakan pendapat pribadi.
Doa itu dipanjatkan oleh Idrus saat berceramah singkat pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Imam Besar FPI, Rizieq Shihab dan FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.
“Ya itu pendapat pribadinya beliau. Saya enggak bisa menanggapi lebih lanjut,” ucap Aziz, Senin (16/11/2020).
Aziz menyarankan Idrus untuk meminta konfirmasi langsung doanya tersebut.
Ia menjelaskan, tak akan menanggapi sesuatu yang berada di luar ranah pernyataan Rizieq Shihab.
“Karena bukan ranah saya nanggepin isi doanya Habib Idrus itu. Apalagi ceramahnya itu bukan dari Habib Rizieq,” ujar Aziz.
Ceramah singkat Idrus di Petamburan viral di media sosial. Ceramah itu juga disiarkan langsung oleh media milik FPI Front TV dan di kanal YouTube.
Dalam rekaman itu Idrus memanjatkan doa agar Rizieq Shihab berumur panjang. Kemudian, Idrus turut mendoakan agar Jokowi dan Ketum Megawati mendapatkan umur yang pendek.
“Kita doakan Habib Rizieq Allah panjangkan umurnya. Jadi mimpin insyaallah di Indonesia. Yang kedua Allah pendekkan umur Megawati dan Pak Jokowi. Al-Fatihah,” tutur Idrus, Senin (16/11/2020).
Mendengar doa itu, para jemaah yang hadir dalam acara sontak berteriak “Amin” secara serempak.
Ahmad Basarah selaku Ketua DPP PDIP menyayangkan doa Idrus tersebut yang menurutnya tidak mencerminkan kebaikan akhlak seperti dicontohkan oleh junjungan umat Muslim, Muhammad SAW.
“Rasulullah melarang keras mendoakan orang lain cepat meninggal dunia, apalagi jika orang yang didoakan itu adalah sesama Muslim,” kata Basarah. (16/11/2020)
(Alvndr)





