Cilegon. Dalam rangka menciptakan Ketentraman dan Ketertiban dikalangan Pelajar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon telah melaksanakan kegiatan penertiban pada waktu jam sekolah di empat kecamatan di wilayah kota Cilegon.
Dalam razia ini kedapatan beberapa Upaya sejumlah pelajar yang bolos sekolah untuk kabur dari razia Satpol-PP Kota Cilegon, gagal. Mereka dikepung saat berada di krakatau junction karena keluyuran di jam pelajaran.
Para pelajar yang rata-rata sedang nongkrong tersebut berasal dari berbagai sekolah. Mereka yang kaget dengan kedatangan petugas, mencoba melarikan diri. Namun upayanya sia-sia karena anggota Satpol PP lebih cekatan.
Selain itu juga Satpol PP Kota Cilegon melakukan razia beberapa pelajar yang bergerombol di area fasilitas umum (fasum) dan tempat-tempat lainnya. Razia tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menjaga situasi ketertiban dan ketentraman masyarakat, sekaligus mengawal kebijakan kegiatan belajar di sekolah-sekolah di wilayah kota Cilegon.
Para pelajar yang terjaring razia tersebut selanjutnya diberi pengarahan dan pembinaan dikantor Satpol Pp Kota Cilegon
“Kami terus melaksanakan patroli untuk menciptakan kondisi Tibumtranmas berupa Razia Anak Sekolah dan razia lainnya. Dari hasil patroli hari ini kami menjumpai dua puluh empat pelajar di berbagai fasum dan warnet terjaring razia,” jelas Faruk Oktavian kabid Trantibum Dispol Pp kota Cilegon
” kami memanggil orang tua dan guru untuk bisa hadir di kantor bagi pelajar yg terkena razia tersebut, semoga kedepan tidak ada lagi pelajar yang berkeliaran di jam sekolah” imbuh faruk
Beberapa lokasi fasum dan warnet yang menjadi sasaran razia, antara lain Taman-taman, warnet dan warung kopi.
Sementara itu perwakilan dari salah satu guru yang pelajarny terkena razia yang tidak mau disebut namanya mendukung upaya Dispol Pp Kota Cilegon untuk melakukan razia terhadap anak sekolah tersebut
” kami dari pihak sekolah mendukung upaya Dispol Pp Cilegon ini dan kami merasa terbantu dengan ada nya razia ini semoga bisa lebih digiatkan lagi”





