Penjuru.id | Probolinggo – Aktivitas pertanian warga di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, mendapat perhatian dari jajaran kepolisian. Tak sekadar melihat perkembangan tanaman, personel Unit Binmas Polsubsektor Kedopok juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Pemantauan berlangsung di kawasan Jalan Kali Ciliwung pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Dua personel, yakni Aipda Malik Alawi, S.H. dan Aipda Taufik Hidayat, S.H., turun langsung menyambangi area pertanian jagung milik masyarakat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendekatan langsung kepada warga. Kehadiran anggota di lokasi pertanian sekaligus membuka ruang dialog mengenai kondisi yang dihadapi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, personel mengamati perkembangan tanaman jagung serta berbincang dengan warga yang berada di sekitar lahan. Komunikasi berlangsung dalam suasana santai sehingga berbagai informasi mengenai kondisi lapangan dapat disampaikan secara terbuka.
Bagi kepolisian, kegiatan seperti ini memiliki manfaat ganda. Selain mengetahui perkembangan sektor pertanian yang menjadi bagian dari ketahanan pangan, petugas juga dapat menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Warga diingatkan untuk bersama-sama menjaga situasi lingkungan. Kepolisian menilai keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi yang aman, terutama di tengah berbagai aktivitas warga yang berlangsung setiap hari.
Kapolsubsektor Kedopok IPDA Hari Dwi Tjahjono, S.H. mengatakan, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi salah satu langkah untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan warga.
Menurut Hari, keberadaan anggota di tengah masyarakat memungkinkan komunikasi berjalan dua arah. Polisi tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga dapat menerima informasi mengenai berbagai kondisi yang terjadi di lapangan.
“Melalui kegiatan sambang, anggota bisa melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus membangun komunikasi. Ini penting agar setiap persoalan yang muncul dapat diketahui lebih awal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sektor pertanian menjadi salah satu ruang yang dapat dimanfaatkan kepolisian untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat. Pendampingan dan komunikasi di lapangan diharapkan ikut memberikan dukungan terhadap program ketahanan pangan.
Di sisi lain, Hari mengajak warga tidak bersikap pasif apabila menghadapi persoalan. Setiap kendala yang berkaitan dengan pertanian maupun keamanan lingkungan diharapkan segera disampaikan kepada petugas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila terdapat kendala pertanian maupun persoalan yang berkaitan dengan kamtibmas,” jelasnya.
Menurut dia, penyampaian informasi secara cepat dapat membantu petugas menentukan langkah yang diperlukan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan diharapkan dapat diselesaikan melalui koordinasi antara masyarakat dan kepolisian.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Masyarakat juga memiliki posisi penting sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan.
Kepolisian berharap pola komunikasi yang dibangun melalui kegiatan sambang dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, hubungan antara petugas dan masyarakat tidak hanya terbentuk ketika terjadi persoalan, tetapi juga melalui interaksi rutin.
Sementara itu, keberadaan petugas di area pertanian memberikan gambaran bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan. Monitoring, komunikasi dan penyampaian pesan kamtibmas dilakukan dalam satu kegiatan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas warga.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menciptakan suasana yang mendukung masyarakat dalam mengelola lahan pertanian. Lingkungan yang aman dan tertib menjadi salah satu faktor penting agar aktivitas warga dapat berlangsung tanpa gangguan.
Unit Binmas Polsubsektor Kedopok akan terus mendorong komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan sambang di berbagai wilayah. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan antara kepolisian dengan warga sekaligus mendukung program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Dari kawasan pertanian jagung di Jrebeng Wetan, pesan yang dibawa kepolisian tidak hanya mengenai ketahanan pangan. Warga juga diajak membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.
Seluruh rangkaian monitoring dan sambang berlangsung dengan lancar. Selama kegiatan, kondisi di sekitar lokasi terpantau aman, tertib dan kondusif.
(Prasojo)





