PENJURU.ID | Sorong – Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat dengan menyerahkan bantuan ternak sapi kepada Kepala Kampung Mariat Pantai, Kalfin Sineri, di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, pada Selasa, 2 Desember 2025.
Bantuan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang melihatnya sebagai peluang untuk memperkuat ekonomi kampung.
Penyerahan bantuan ternak sapi tersebut merupakan bagian dari program pengembangan ekonomi berbasis peternakan yang dirancang untuk mendorong kemandirian masyarakat adat.
Pemerintah berharap, hadirnya usaha peternakan ini dapat membuka ruang usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat ketahanan ekonomi kampung.
Dalam proses penyerahan, petugas memastikan seluruh sapi berada dalam kondisi sehat, telah melalui pemeriksaan kesehatan, dan siap dipelihara.
Lokasi pemeliharaan juga ditata untuk mendukung pengelolaan ternak yang baik sehingga dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Program ini menjadi bukti nyata perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap masyarakat adat di Papua Barat Daya.
Pemerintah menegaskan bahwa berbagai bentuk dukungan akan terus digulirkan untuk mendorong kemandirian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat adat.
Kepala Kampung Mariat Pantai, Kalfin Sineri, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan khususnya kepada Presiden atas perhatian yang diberikan.
Ia menilai bantuan ternak sapi ini sangat bermanfaat sebagai modal usaha bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ternak sapi akan kami kelola secara produktif untuk mendukung kebutuhan keluarga adat dan masyarakat. Kami berharap usaha ini dapat berkembang menjadi model ekonomi kampung yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Kalfin.
Bantuan ini diharapkan mampu mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat adat, serta meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan daerah di Kabupaten Sorong.
Melalui pengembangan peternakan, Kampung Mariat Pantai diharapkan dapat tumbuh menjadi kampung mandiri dan berdaya secara ekonomi.





