Dukcapil dan BPS Jeneponto Satukan Langkah, Perkuat Akurasi Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

PENJURU. ID | JENEPONTO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto terus memperkuat kolaborasi lintas instansi. Hal itu ditandai dengan kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jeneponto, Dwi Santoso, ke Kantor Disdukcapil pada Kamis (9/7/2026) untuk membahas dukungan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Disdukcapil tersebut membahas pemanfaatan data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai acuan utama dalam mendukung kelancaran sensus yang berlangsung sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Kepala Disdukcapil Jeneponto, Dr. Mustaufiq, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh agenda nasional tersebut melalui penyediaan data kependudukan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dinas Dukcapil berkomitmen terus membangun sinergi dengan seluruh instansi dan lembaga dengan mengedepankan asas kemanfaatan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami siap mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026,” ujar Dr. Mustaufiq.

Melalui pemanfaatan NIK, proses pendataan pelaku usaha diharapkan menjadi lebih akurat. Selain meminimalkan potensi kesalahan input di lapangan, penggunaan data kependudukan juga akan mempercepat proses verifikasi identitas sehingga hasil sensus lebih valid.

Dalam kesempatan itu, Disdukcapil dan BPS juga bersepakat memperkuat koordinasi terkait pemanfaatan data kependudukan. Disdukcapil terus melakukan pembaruan data penduduk, termasuk pencatatan warga yang meninggal dunia maupun mutasi domisili secara real-time sebagai bagian dari implementasi kebijakan Satu Data Indonesia di Kabupaten Jeneponto.

Sementara itu, Kepala BPS Jeneponto, Dwi Santoso, menyampaikan bahwa dukungan data kependudukan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hasil Sensus Ekonomi 2026.

“Sinergi dengan Disdukcapil akan memperkuat validitas data pelaku usaha sehingga hasil sensus dapat menjadi dasar yang lebih akurat dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan perencanaan ekonomi daerah,” kata Dwi Santoso.

Kolaborasi antara Disdukcapil dan BPS ini diharapkan mampu menghasilkan data makro ekonomi dan kependudukan yang semakin berkualitas. Data yang akurat menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan, percepatan pengentasan kemiskinan, serta pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran di Kabupaten Jeneponto.

Pos terkait