Dorong Kemandirian Pangan, Polsek Sumberasih Pantau Lahan Jagung Binaan di Desa Pohsangit Leres

PENJURU.ID | Probolinggo — Kepolisian Sektor (Polsek) Sumberasih terus menunjukkan dukungannya terhadap sektor pertanian melalui pendampingan program ketahanan pangan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan melakukan pemantauan terhadap lahan jagung binaan Polri yang berada di wilayah Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Melalui Unit Binmas, Bhabinkamtibmas Desa Pohsangit Leres, Aiptu Johnny, melaksanakan kegiatan sambang pertanian sekaligus mengecek perkembangan tanaman jagung di Dusun Beringin, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proses budidaya jagung berjalan dengan baik sekaligus mempererat komunikasi antara kepolisian dengan para petani yang tergabung dalam kelompok tani setempat.

Lahan yang menjadi objek pendampingan memiliki luas sekitar 5 hektare dan dikelola oleh kelompok tani di bawah kepemimpinan Mulyadi. Tanaman jagung yang ada di lahan tersebut mulai ditanam pada awal April 2026 dan dijadwalkan memasuki masa panen pada akhir Agustus 2026.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas turut berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi terkini di lapangan, termasuk perkembangan tanaman serta berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam menunjang hasil pertanian.

Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya ketahanan pangan di daerah.

“Peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial masyarakat, termasuk mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu bagian penting dalam ketahanan pangan,” jelasnya.

Dari hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman jagung di lahan binaan tersebut terpantau cukup baik dan belum ditemukan kendala yang dapat menghambat proses produksi.

Kapolsek juga meminta para petani untuk terus membangun komunikasi dengan pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas apabila menghadapi persoalan di bidang pertanian.

“Koordinasi sangat penting. Jika ada hambatan seperti gangguan hama, perawatan tanaman, maupun kendala lainnya, segera sampaikan agar bisa dicarikan langkah penanganan bersama,” ungkap AKP Sugeng.

Ia berharap kerja sama yang terjalin antara Polri dan kelompok tani dapat terus berjalan sehingga program ketahanan pangan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan pendampingan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, dan situasi wilayah tetap kondusif. (Pras)

Pos terkait