Diringkus Polisi, Pelaku Begal di Bintaro Ternyata Masih Pelajar

Begal Motor di Bintaro Tangerang Selatan Ditangkap.

PENJURU.ID | Tangerang Selatan – Polisi telah meringkus 6 dari 8 begal yang kerap beraksi di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, terungkap. Pelakunya ternyata masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Riza Sativa, menerangkan, pelaku bukan berasal dari geng motor. Mereka hanya sekelompok anak-anak remaja yang sering kumpul lalu iseng hingga mencoba untuk membegal di jalan.

“Motifnya iseng. Kemudian mengajak bertemu dengan teman-temannya. Kumpul-kumpul kemudian mengajak melakukan tindakan tersebut,” terangnya di Mapolres Tangsel, Selasa (21/09/21).

Riza Sativa menjelaskan, kedelapan pelaku beraksi selama tiga hari, 17 sampai 19 September 2021. Lokasinya berbeda, namun masih di kawasan Bintaro Jaya.

Dalam aksi di 4 lokasi berbeda itu, pelaku merampas handphone, dompet, hingga sepeda motor. Seluruhnya telah mereka jual.

“Beberapa lokasi pembegalan yang mereka lakukan yakni di Jalan Raya Tegal Rotan, samping cucian mobil. Lalu di seberang makanan cepat saji Jalan Boulevard Bintaro. Kemudian di Jalan Bintaro Utama Sektor 3A, dan terakhir di Taman Bintaro X-Change”, Ujar Riza

“Barang-barang hasil kejahatan mereka jual, dan digunakan untuk keperluan mereka,” jelas Riza

Dia memastikan keenam tersangka yang telah diamankan tidak dalam pengaruh obat-obatan. Mereka beraksi dalam keadaan sadar dan mengincar lokasi-lokasi yang sepi dan minim lampu penerangan.

“Beberapa di antara mereka bawa senjata tajam, ada yang dibonceng dan membonceng. Seluruhnya kami amankan di rumah masing-masing pelaku,” jelasnya.

Sampai saat ini polisi masih memburu dua pelaku lain dalam geng remaja itu. “Masih dalam pengejaran dan pengembangan,” ungkapnya

Para pelaku dalam beraksi terbilang sadis, di mana korban terakhirnya merupakan driver ojek online dan saudara kembarnya yang mengalami luka dalam bekas sabetan celurit. Tak hanya itu, pelaku berhasil membawa lari handphone dan dompet korban.

 

 

Pos terkait