PENJURU.ID | Probolinggo – Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur bersama Lapas Probolinggo melaksanakan Pembinaan Lanjutan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) serta Pembaretan bagi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta menanamkan nilai-nilai dasar yang harus dimiliki oleh insan pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Sabtu (06/06).
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan tes psikologi bagi para CASN untuk mengukur kesiapan mental dan kepribadian.
“Peserta akan mengikuti long march, pelatihan baris-berbaris, serta dinamika kelompok yang bertujuan membangun ketahanan fisik, kedisiplinan, kekompakan, dan jiwa korsa sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” tutur Galih.
Pada malam hari, peserta mengikuti kegiatan api unggun dan perenungan sebagai sarana refleksi diri sekaligus penguatan komitmen dalam mengemban tugas sebagai petugas pemasyarakatan.
Suasana yang penuh khidmat memberikan kesempatan bagi peserta untuk memaknai arti pengabdian, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan upacara pembaretan yang menjadi simbol keberhasilan peserta dalam menyelesaikan seluruh rangkaian pembinaan.
Karutan Kraksaan berharap kegiatan ini dapat mencetak insan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, tangguh secara fisik dan mental, serta siap memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Pras)





