PENJURU-ID,PURWAKARTA,-Bulan suci Ramadhan tinggal beberapa hari lagi,bulan yang di tunggu tunggu oleh seluruh umat islam serta berbagai cara unik yang di lakukan masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Warga Rt05/07 Kelurahan Tegal Munjul Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta tradisi menyambut bulan Ramadhan (munggahan) yang di lakukan setiap tahun dengan cara makan liwet dan Do’a bersama seluruh warga serta bersih bersih lingkungan,Sabtu(26/03/22).


Acara yang di hadiri warga dan Ketua LPM Kelurahan Tegal Munjul Endang Samsuri serta Ketua Rw 07 Cipicung Syarif Hidayat,di adakan pada sabtu 26 Maret 2022 selepas sembayang solat isa yang ber Tempat di sepanjang Jalan Gang di sambut dengan suka cita dan kebersamaan.
Dalam sambutanya Ketua LPM mengatakan sangat berterima kasih atas kekompakan dan kebersamaan dalam suatu kegiatan acara menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H Tahun 2022 M di jadikan suatu kebersamaan dan ajang silaturahmi semua warga baik warga tetap maupun pendatang yang ada di wilayah Rt05/07 Cipicung.
“Semoga kegiatan ini menjadikan suatu kegiatan bukan hanyah makan nasi liwet secara bersama sama tapi di jadikan ajang silaturahmi antar sesama warga yang bermukim di lingkungan Rt05/07”,Ujar Endang Syamsuri.
Sementara Ketua Rw 07 Cipicung Syrif Hidayat mengatakan sangat mengapreasi kegiatan yang di lakukan warga Rt05 dalam menyambut bulan suci Ramadhan di isi malam hari nya dengan Do’a dan makan nasi liwet bersama sama dan siang nya Gotong Royong bersih bersih lingkungan.
“Semoga acara yang di adakan tiap tahun ini dapat di adakan tahun tahun berikutnya,karna untuk memupuk rasa silaturahmi dan kebersamaan semua warga”,jelasnya.
Salah satu warga yang ikut dalam acara tersebut Irma (31),selalu mengikuti acara munggahan yang setiap tahun di laksanakan oleh pengurus Rt dengan memasak nasi liwet secara patungan sesama tetangga yang dekat dengan rumahnya.
“Selain untuk makan nasi liwet bersama sama dengan warga yang lainya tradisi munggahan sebagai momen kebersamaan dan untuk mempererat silaturahmi”,kata Irma.
Dalam budaya sunda munggahan secara makan nasi liwet bersama sama bukan hanyah sekedar kumpul kumpul dan makan.
“Tapi di maknai sebagai bentuk silaturahmi dan saling berbagi serta mensyukuri apa yang telah di berikan Allah SWT pada kita semua”,Pungkasnya.(Red)





