Bupati Tapsel Hadiri Diklatsar KOKAM dan SAR

PENJURU.ID | TAPSEL-Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu saat menghadiri Diklatsar KOKAM dan SAR sedikit bercerita awal mula sejarah lahirnya KOKAM ini adalah untuk membantu penumpasan G30S PKI yang diinisiasi oleh ABRI pada 1 Oktober 1965.

 

 

“Tujuannya untuk menghentikan upaya pengkhianatan oleh orang-orang yang akan mendirikan ideologi baru maka berdirilah KOKAM yang merekrut anak-anak muda, karena KOKAM ini adalah Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah,” kata Dolly saat menghadiri pembukaan Diklatsar KOKAM & SAR PD Pemuda Muhammadiyah Tapsel, di Gedung Seminar UMTS, Kota Padang Sidempuan, Jumat (27/1).

 

 

Lanjut Dolly, anak muda sekarang tantangannya berbeda. Benar tetap harus menjaga ideologi Pancasila dari serangan budaya asing, disamping itu juga harus menjaga kebhinekaan dan menjadi motor dalam menggerakkan perekonomian.

 

Bupati berpesan kepada anak-anak muda khususnya pemuda Tapsel agar bagaimana kalian bisa menjadi pionir terutama dalam meningkatkan perekonomian di Tapsel, yakni dengan memanfaatkan teknologi 5.0 ini sehingga bisa membantu dan menghidupkan penghasilan warga melalui teknologi tersebut.

 

“Apalagi Tapsel yang begitu luas dan begitu subur tanahnya, saya tidak khawatir terhadap produksi dari hasil pertanian di Tapsel akan tetapi yang saya khawatirkan itu bagaimana hasil pertanian di Tapsel itu bisa dipasarkan tidak hanya di Tapsel akan tetapi diluar Tapsel,” harap Dolly.

 

Terakhir dalam sambutannya, Bupati berharap kepada para kader KOKAM untuk dapat menyerap ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh para narasumber dan instruktur dengan baik dan dapat mengamalkannya. “Sehingga nantinya dapat menciptakan rekomendasi-rekomendasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” harap Dolly.

 

Turut hadir, Rektor UMTS, mewakili Danyon 123/RW, Kadis Pariwisata Tapsel, Kalaksa BPBD Tapsel, Sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Dekan se UMTS, Komisioner KPU Tapsel, Padang Sidempuan dan Paluta, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Tapsel, ormas keagamaan, dan ormas kepemudaan.

Pos terkait