PENJURU.ID | Probolinggo – Ditengah gejolak tentang bahaya faham Radikal yang muncul di belahan bumi Indonesia, menjadi keprihatinan bagi Koramil 0820/21 Maron, dengan tindakan memberikan wawasan kebangsaan kepada generasi muda, yang ada di kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Rabu (14/04/2021)
Acara yang dibuka langsung oleh Kakesbangpol, Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, dengan tetap mematuhi protokok kesehatan, kegiatan berlangsung di gedung GOR Wijaya Maron.
Para generasi muda, yang ada di Kecamatan Maron, cukup antusias mengikuti kegiatan, wawasan kebangsaan, juga melibatkan organisasi kepemudaan yang juga dari luar Kecamatan Maron, terbukti hampir semua organisasi kepemudaan hadir, antara lain, Karang Taruna, GP PC Ansor Kabupaten Probolinggo, PC GP Ansor Kraksaan, Fatayat Kota Kraksaan, IPNU dan IPPNU Kota Kraksaan, Pemuda Muhammadiyah, Nasiyatul Aisyiyah, Pemuda Al Irsyad Kraksaan, serta Pelajar SMAN Maron.
“Kegiatan wawasan kebangsaan memang untuk saat ini, yang di undang hanya anak anak muda, dikarenakan mereka adalah penerus pembangunan dan penerus dari kelangsungan birokrasi yang merupakan calon pemimpin pemimpin di masa datang, jadi tidak melibatkan para tokoh, hanya sebagai audion anak anak muda, dengan adanya kegiatan wawasan kebangsaan, agar generasi muda semakin cinta Tanah Air, dan tidak mudah terhasut atau gampang dimasuki paham yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, seperti halnya yang marak sekarang faham Radikalisme, yang bisa merusak idiologi generasi bangsa, jelas,” Badru Tama.
“Sangat luar biasa antusias generasi muda, dan organisasi kepemudaan yang ikut dalam pemantapan wawasan kebangsaan, karena hampir kurang lebih 180 persen para Pemuda dan organisasi kepemudaan turut serta dalam kegiatan wawasan kebangsaan, ini merupakan upaya agar generasi muda masa kini, bisa terhindar dari faham Radikalisme yang merupakan faham terlarang di Indonesia, yang bisa merusak masa depan bangsa, dengan wawasan kebangsaan, maka akan terbentuk generasi muda yang kuat dan handal tidak mudah terprovokasi terpengaruh faham yang menyesatkan, semoga generasi muda khususnya yang ada di Kabupaten Probolinggo, semakin sadar, serta bisa menyaring lebih dini tentang Faham atau hal yang timbul di lingkungannya, dengan demikian maka terciptalah generasi muda yang handal dan terbebas dari faham Radikalisme, Tegas, Danramil 0820/21 Maron.
(Prasojo)





