PENJURU.ID | Kepulauan Riau – Salah satu dari 23 orang penjemput paksa jenazah terinfeksi virus Corona di Batam, Kepulauan Riau positif terpapar virus Corona usai membalurkan air liur jenazah ke mukanya.
Dinas Kesehatan Batam menjemput 23 orang yang terlibat dalam penjemputan paksa jenazah untuk menjalani pemeriksaan di RS Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang.
Sebanyak 12 dari 23 orang tersebut dinyatakan positif terpapar virus Corona pada rilis yang diberikan pada Sabtu malam (22/8), dilaporkan oleh Gugus Tugas Covid-19.
“Iya ada 12 orang positif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Minggu (23/8).
Dinas Kesehatan masih mencari seorang penjemput paksa jenazah yang membalurkan air liur ke mukanya.
Didi Kusmarjadi menyatakan belum melakukan perlakuan khusus di rumah ibadah tempat jenazah disemayamkan
“Kalau mereka mau lakukan mandiri, silahkan,” ujar Didi.
Dalam rilis Gugus Tugas, 12 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat sebagai kasud 455 hingga 467.
Enam orang dari mereka adalah pelajar lelaki dan perempuan berusia 11 hingga 16 tahyn; tiga orang dari mereka adalah pekerja swasta berusia 40 tahun, 21 tahun dan 60 tahun; dua orang merupakan ibu rumah tangga berusia 51 tahun dan 67 tahun; dan seorang wiraswasta berusia 44 tahun.
Bedasarkan laporan dari Gugus Tugas Batam, 12 warga terkonfirmasi virus Covid-19 telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi RSKI Covid-19 Pulau Galang dengan kondisi relatif stabil.
(Nazla Aurelya)




