Walikota Blitar Pantau Pelaksanaan Monitoring PPKM Mikro di Kelurahan Sentul

KOTA BLITAR – Menindaklanjuti perpanjangan PPKM Mikro di Kota Blitar, Walikota Santoso beserta Wakil Walikota, Tjujuk Sunario melaksanakan Monitoring dan evaluasi di Lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Senin (15/03/2021) malam. 

Acara PPKM Mikro ini bertempat di Balai Pertemuan RW 7 Lingkungan Jatimalang yang dihadiri oleh, Forkopimda, Forkopimcap Kepanjenkidul, tokoh masyarakat dan sejumlah tamu undangan. Hal ini sesui instruksi Kementrian Dalam Negeri yang diperpanjang lagi, hingga tgl 22 Maret 2021.

Dalam sambutannya, Walikota Santoso mengatakan, pada malam hari ini adalah pelaksanaan monitoring PPKM Mikro yang dilaksanakan di Kelurahan Sentul. Pelaksanaan pemberlakuan ini sudah gelombang yang ke 3. 

“Perpanjangan gelombang ke 3 nanti sampai 23 Maret. Karena PPKM Mikro dipandang paling efektif untuk menurunkan jumlah warga yang terkena, jumlah pasien yang sembuh dan menekan pasien yang meninggal karena covid-19,” katanya. 

Walikota juga menjelaskan, partisipasi di tingkat bawah melalui RT, RW lebih ditingkatkan dan dikembangkan. Disamping itu harus meningkatkan lumbung-lumbung pangan ditingkat bawah, karena mereka sebagai ujung tombak. 

“Diharapkan Kota Blitar pada akhirnya betul-betul menjadi titik nol sebelum adanya pandemi covid-19. Saat pandemi jumlah pasien yang meninggal berjumlah 98 orang di Kota Blitar,” ucapnya. 

Lanjutnya, walaupun begitu masyarakat tidak boleh terlena dan terus meningkatkan kewaspadaan. Harus tetap menjaga kondisi kesehatan dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Sementara itu menurut penuturan tokoh masyarakat, Atok Suhartono, diketahui Lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul sejak pandemi sampai sekarang jumlah terkonfirmasi covid-19 berjumlah 3 orang. Kepedulian warga terhadap pasien terkonfirmasi covid-19 sangat peduli dengan segera melaporkan ke pihak terkait dam diadakan jaga bergilir. 

“Guna mencegah hal tersebut, setiap 2 kali seminggu dilakukan penyemprotan disinfektan dan kerja bakti lingkungan. Juga diadakan musyawarah kecil untuk mensosialisasikan warga terkait protokol kesehatan melalui 5 M,” terangnya. (hms) 

Pos terkait