Tragis! PNS Ditemukan Tergantung di Samsat Lama Purwakarta, Diduga Alami Depresi

PENJURU.ID – Purwakarta, 13 Agustus 2024 – Warga Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, dikejutkan oleh penemuan seorang mayat laki-laki di kantor Samsat lama yang terletak di Jalan RE Martadinata, RT 34/06. Mayat tersebut ditemukan pada Selasa, 13 Agustus 2024, sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Hendra Budiana (39), seorang PNS yang bertugas di lingkungan pemerintah Kabupaten Purwakarta. Hendra berasal dari Tasikmalaya dan tinggal di Perum Sindang Jaya Permai, Desa Cijantung, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Bacaan Lainnya

Penemuan mayat bermula dari kecurigaan salah satu saksi, Ilyas Sularman, seorang pedagang yang berjualan di sekitar lokasi. Ilyas, yang biasa melaksanakan shalat Dzuhur di mushola kantor Samsat, merasa heran karena sejak Senin, 12 Agustus 2024, ia melihat motor korban terparkir di tempat yang sama, namun tidak bertemu dengan korban.

Kecurigaan Ilyas semakin menguat pada hari Selasa ketika ia melihat motor tersebut masih berada di lokasi yang sama setelah shalat Dzuhur. Sekitar pukul 14.30 WIB, Ilyas memutuskan untuk mengecek ke mes tempat korban biasa beristirahat saat tidak ada pekerjaan. Betapa terkejutnya ia saat menemukan korban sudah tergantung di pintu mes dengan menggunakan tali kabel berwarna putih.

Ilyas segera melaporkan temuan ini kepada saksi lainnya, Enjang Prediana, yang merupakan teman korban. Selanjutnya, Ketua RW setempat, Bapak Adang, melaporkan kejadian ini kepada Bhabinkamtibmas dan menghubungi unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Purwakarta.

Polisi yang tiba di tempat kejadian segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi, termasuk sebuah HP merk Samsung, sebungkus rokok, sebuah korek gas, charger, dan tiga botol air mineral.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh unit Identifikasi Polres Purwakarta, tidak ditemukan indikasi adanya tindak kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga kuat melakukan aksi bunuh diri, mengingat riwayat masalah keuangan yang dihadapi korban, serta riwayat penyakit osteoporosis yang dideritanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.***

Pos terkait