Syiar Muhammadiyah di Papua Barat, Rektor UMPB: Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas

PENJURU.ID I MANOKWARI – Komitmen penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di tanah Papua terus dipertegas. Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) kini resmi memasuki minggu ketiga pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) pasca-kegiatan inti Baitul Arqam (BA).

Rektor UMPB, Hawa Hasan, menegaskan bahwa Baitul Arqam bukanlah sekadar agenda seremonial. Kegiatan yang tahap awalnya berlangsung selama tiga hari dua malam pada 17–19 Juli 2026 lalu merupakan pintu masuk bagi proses perkaderan yang berkesinambungan.

Bacaan Lainnya

“Masa pelaksanaan Baitul Arqam sebetulnya berjalan hingga enam bulan ke depan. Seluruh peserta wajib menyelesaikan program RTL ini sebagai syarat mutlak untuk memperoleh Syahadat resmi dari Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” ujar Hawa Hasan saat dihubungi melalui telepon, Kamis (6/8/2026).

Ia menekankan bahwa keberhasilan Baitul Arqam tidak diukur dari kehadiran di dalam ruangan saja. Indikator utamanya adalah konsistensi peserta dalam menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dan keislaman pada kehidupan sehari-hari. RTL menjadi tolok ukur nyata sejauh mana materi yang didapat mampu ditransformasikan menjadi aksi konkret, baik di lingkungan akademik UMPB maupun di tengah masyarakat luas.

Hawa Hasan juga menyampaikan apresiasi mendalam atas pendampingan intensif dari MPKSDI PP Muhammadiyah sepanjang proses perkaderan ini. Dukungan tersebut dinilai sangat krusial dalam menjaga kualitas serta standar kurikulum agar tetap relevan dengan tantangan lokal di Papua Barat.

Sebagai wujud keseriusan memperluas jangkauan pembinaan, pihak rektorat berkomitmen menjadikan Baitul Arqam sebagai agenda rutin tahunan di UMPB. Langkah strategis ini diharapkan dapat mengokohkan fondasi organisasi, mencetak kader berkarakter unggul, sekaligus menjadi syiar dakwah Muhammadiyah yang inklusif dan berkemajuan di Bumi Cenderawasih

Pos terkait