PENJURU.ID | Probolinggo – pembaharuan kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras , suku , entnis, melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan indetitas ras, suku dan etnis yang ada dalam kerangka NKRI.
Kehadiran FPK Sangat dibutuhkan untuk kebutuhan NKRi yang sangat rentan terhadap konflik, perlu pembaharuan antar suku agar fanatisme tidak memicu konflik.
Dalam pengukuhan supoyo SH.MM diberi amanah sebagai ketua FPK kabupaten Probolinggo masa bakti 2022- 20227. Kamis (16/03/2023).
” Wakil bupati probolinggo Drs. Timbul Prihanjoko menjelaskan dalam memelihara keutuhan bangsa perlu komitmen bersama, kabupaten Probolinggo yang memiliki latar belakang kesukuan , agama , politik , berpotensi terjadi kerawanan konflik, dengan FPK sebagai wadah informasi dan komunikasi masyarakat bisa bekerja sama dengan peran dan fungsinya,” Ucapnya.
Kondisi saat ini bangsa Indonesia masih menghadapi berbagai konflik yang bersifat vertikal dan horizontal
” Terimakasih atas amanah yang diberikan kepada saya, dengan mengemban tugas baru sebagai ketua FKP Kabupaten Probolinggo, mari kita terus bersinergi dengan ruang keterbukaan informasi publik, ketika ada permasalahan perselisihan pendapat dan pandangan segera kita atasi bersama agar kabupaten Probolinggo tetap aman dan kondusif, semoga perbedaan ras , suku, agama, adat istiadat bisa memacu semangat untuk mempererat persaudaraan, persatuan dan kesatuan di wilayah kabupaten Probolinggo,” pungkas Supoyo SH MM.
(Prasojo)





