SPDB Pangeran Edward Syah Pernong: Jabung itu Daerah yang kental akan Adat dan Budaya

PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong beserta Panglima dari Way Handak disambut dengan tarian adat

PENJURU.ID | Lampung Timur – Paduka Yang Mulia SPDB (Sai Batin Puniakan Dalom Beliau), Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong yang dipertuan ke-23, silaturahmi di kediaman Penyimbang Batin Heri Febriansyah di desa Negara Batin, kecamatan Jabung, Lampung timur, Minggu, (8/8/20).

SPDB Pangeran Edwardsyah Pernong memberikan santunan

Dalam kunjungan silaturahmi SPDB Pangeran Edward Syah Pernong dikawal oleh Panglima dari Way Handak bertujuan untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi kepada masyarakat, penyimbang-penyimbang dan penggiat Adat di desa Jabung, Negara Batin dan Negara Saka. Selain itu pangeran memberikan santunan kepada anak yatim/piatu sebanyak 150 orang.

“Dalam rangka mempererat silaturhami, kami dari Sekala Brak Bersama Panglima dari Way Handak berkunjung ke Jabung,” ujar Pangeran Edward Syah Pernong saat di hubungi team penjuru.id via pesan singkat whatsApp.

Dalam sambutannya SPDB Pangeran Edward Syah Pernong berharap Jabung bisa menggerakkan seluruh komunitas masyarakat adatnya untuk membangun masyarakat yang berahlakul karimah dan tetap konsisten serta optimis dalam melestarikan adat dan budaya. Pangeran yakin nanti akan datang hadirnya musim bunga yang semerbak mewangi dari lampung timur yaitu Jabung, karena bagaimanapun dari timur itulah matahari mulai bercahaya.

“Saya ingin Jabung menjadi contoh ahlakul karimah, dan saya bangga kepada kerabat di jabung, karena meraka masih menjaga adat istiadanya secara kuat dan utuh,” ungkap Pangeran.

Penyimbang Batin Heri Febriansyah dan masyarakat menyambut kedatangan SPDB Pangeran Edward Syah Pernong

Dengan penuh suasana ramah tamah dan kekeluargaan, rombongan kepaksian Pernong Skala Brak disambut oleh para pemuda, penyimbang, penggiat adat dan masyarakat setempat.

“Kami masyarakat, penyimbang, pemuda dan penggiat adat budaya sangat bersyukur dan merasa terhormat bisa silaturahmi dengan Pangeran Edward Syah Pernong,” ujar Guru Besar Padepokan Kumango Putih Minak Jimat Ismail Ishabullah.

kanan Minak Jimat Ismail Ishabulloh Guru Besar Kumango Putih dan kiri Mangku Marjuna dua penggiat Adat dan Budaya

Sejak 21 tahun yang lalu Guru Besar Kumango Putih Minak Jimat Ismail telah menjadi penggiat adat dan budaya, berangkat dari rasa peduli yang tinggi agar adat dan budaya tetap terjaga. Kedepan, Guru Besar Kumango Putih berharap pertemuan ini akan menjadi jembatan dan memberi jalan untuk harapan-harapan besar, yakni untuk menjadikan adat dan budaya sebagai promotor penggerak perubahan di Lampung terkhusus di Jabung untuk menjadikan masyarakat yang berahlakul karimah, karena di dalam adat istiadat mengandung nilai-nilai agama yang sangat kental.

“Saya berharap melalui adat dan budaya ini bisa memberikan kontribusi perubahan untuk generasi penerus di lampung khususnya di Jabung,” tutup Guru Besar Kumango Putih.

(Burhan)

 

Pos terkait