PENJURU. ID | Jeneponto – Salah seorang warga Flores, Sikitu Mali Sikait mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menyatakan Ikrar memeluk Agama Islam.
Sikitu Mali Sikait mempunyai niat dan tekad yang kuat memeluk Agama Islam menjadikan langkah kakinya ringan untuk datang di KUA Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Senin (29/08/2022)
“Dengan Niat dan Tekad yang kuat ini menjadikan saya dengan ikhlas melangkahkan kaki saya untuk datang di KUA ini berikrar mengucapkan dua kalimat Syahadah.” ucap Sikitu Mali Sikait
Lebih jauh Sikitu Mali Saik yang nama Islamnya Agus menjelaskan dirinya masuk islam karna niat tanpa ada paksaan.
“Bahwa niat saya untuk masuk Islam ini murni karena keinginan sendiri dan tidak ada paksaan dari pihak manapun juga. ” jelasnya
Hamka SH., Salah seorang Penghulu KUA Kecamatan Tamalatea dalam arahannya sebelum menuntun Agus untuk mengucapkan dua kalimat Syahadah menjelaskan tentang rukun Iman dan rukun Islam.
Sebelum menuntun, Hamka berharap kepada saudara Agus untuk memperhatikan baik-baik akan rukun Islam dan Iman rukun Islam yang terdiri atas lima rukun dan rukun iman yang terdiri atas 6 rukun.
“Sebab dengan selesainya kita mengucapkan dua kalimat Syahadah secara otomatis rukun Islam dan rukun Iman harus kita jalankan dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan istiqomah. ” harap Hamka
Lebih jauh Hamka jelaskan yang didampingi dua orang saksi Jamaluddin J. S. HI., Penyuluh Fungsional dan Aminullah S. HI., Penghulu KUA Kecamatan Tamalatea tentang rukun Islam.
“Bahwa kelima rukun Islam yang tidak bisa anggap enteng adalah dua kalimat Syahadah dan sholat. Puasa, Zakat, Naik Haji boleh saja kita tinggal kalau kita tidak mampu untuk melaksanakannya. ” terangnya
Sementara Kepala KUA Kecamatan Tamalatea Abdul Malik. S.Ag.MH., dalam arahannya juga berharap kepada Agus (sang mualaf) yang baru saja di Islamkan mengatakan bahwa jangan hanya sekedar mengucapkan dua kalimat Syahadah, akan tetapi belajar lebih mendalami ajaran Islam.
Lanjut kata Abdul Malik, dikantor ada tiga Penyuluh Fungsional ASN dan delapan Penyuluh Non ASN serta empat orang Penghulu Fungsional ASN yang siap membantu saudara Agus bila membutuhkan Bimbingan Agama.
“Silahkan datang di Kantor ini. Jangan sungkan untuk memperoleh Bimbingan Agama.” Tutupnya
Sumber: Ahmat Rewa
Pewarta: Mail





