PENJURU.ID | Probolinggo – Kesiapan menghadapi bencana membutuhkan lebih dari sekadar respons cepat. Pemahaman terhadap peran, kemampuan berkoordinasi, serta kesiapan bertindak menjadi aspek penting yang perlu dimiliki setiap unsur pendukung penanggulangan bencana. Hal tersebut menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo melalui kegiatan pembinaan relawan yang dilaksanakan pada Senin (26/10/2026) pagi di Ruang Pusdalops PB BPBD Kota Probolinggo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan relawan agar dapat menjalankan perannya secara optimal dalam mendukung penanggulangan bencana. Dengan kapasitas yang terus ditingkatkan, relawan diharapkan mampu menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan yang terorganisasi dan mendukung pelaksanaan penanganan bencana sesuai kebutuhan di lapangan.
Sekretaris BPBD Kota Probolinggo, Dedy Ristantama, menyampaikan bahwa efektivitas penanggulangan bencana sangat dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia dan kemampuan setiap unsur untuk bekerja secara terpadu.
“Dalam penanggulangan bencana, kecepatan respons perlu didukung oleh kesiapan personel dan koordinasi yang baik. Melalui pembinaan ini, kami mendorong para relawan untuk terus meningkatkan kapasitas, memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta membangun komunikasi yang efektif dengan BPBD dan unsur terkait. Dengan demikian, dukungan yang diberikan dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan penanganan di lapangan,” ujar Dedy Ristantama.
Menurutnya, penguatan relawan juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa risiko bencana perlu dihadapi dengan persiapan yang matang. Kesiapsiagaan tidak cukup dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi perlu ditumbuhkan melalui peningkatan pengetahuan, kepedulian, dan keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat.
Dalam konteks tersebut, pembinaan relawan diharapkan mampu memperkuat hubungan kerja antara relawan dan unsur penanggulangan bencana lainnya. Kolaborasi yang baik menjadi salah satu faktor pendukung agar upaya menghadapi potensi bencana dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terarah, dan bertanggung jawab.
BPBD Kota Probolinggo terus mendorong penguatan kapasitas relawan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi ancaman bencana. Keterlibatan relawan yang didukung kemampuan dan koordinasi yang baik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesiapsiagaan di tingkat daerah.
Melalui langkah tersebut, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap keselamatan bersama diharapkan semakin berkembang, sehingga ketangguhan menghadapi bencana dapat dibangun melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
(Prasojo)





