PENJURU.ID | Opini – Harapan masyarakat Indramayu setelah Presiden Joko Widodo datang ke Kabupaten indramayu ada tiga poin yang harus bisa kita petik antara lain.
1. Peran pemerintah daerah dalam membentuk dan menciptakan regulasi kebijakan harga
2. Realiasi terhadap sarana prasarana pembenahan birokrasi pelayanan pertanian
3. Melaksanakan sumber pengembangan pembangunan air baik pendapatan dan pembungan air
Yang pertama ini tentu bagian dari perubahan terhadap sektor pertanian di Indramayu seperti yang pernah saya tulis bagaimana grafik serta hasil pendapatan petani,tinggal bagaimana petani melakukan kordinasi dengan pihak pemda atau sebalik pemda melakukan konsilidasi kinerja dengan pihak pertanian agar dapat dilaksanakan dengan baik apa yang menjadi kebutuhan dasar pertanian baik secara administrasi legaliasasi serta peran pertanian di kabupaten indramayu.
Regulasi soal mengenai harga ini bisa dilakukan sosialisasi tanpa menganggu peran penguasaha juga pedagang atau pertanian untuk bisa membuat ikatan satu sama lainya dengan membangun trust win to win kepercayaaan yang saling mrnguntungkan lewat sistim dan mekanisme pelaksanaan yang baik tentunya.
Di Pemerintahan sekarang ini diharapkan sektor pertanian Indramayu ke depan tidak lagi menghambat proses sistem tanam dengan mendapatkan sarana prasarana yang tidak ribet dalam pelaksanaanya “Indramayu harus kembali menjadi sumber pangan nasional” kalimat ini harus dibarengi dengan niat baik semua kalangan untuk bisa diartikan sebagai langkah maju bagi pertanian kita .
Musibah banjir dan alam segera mungkin bisa dibenahi dengan baik selangkah demi selangkah proses dalam pelaksanaan menentukan sikap tegas pemda dalam membangun kepedulian program pangan yang tertera pada 99 pion kinerja pemda dalam mewujudkan masyarakat indramayu yang lebih baik dalam hasil dan harapan kedepan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat.
memudahkan.
Penulis : Castagunawan Centre





