Seorang Ibu Asal Delanggu Tewas Tertabrak Kereta Api di Juwiring Klaten

PENJURU.ID|Klaten – Seorang ibu berinisial KS (61) Warga Dusun Dumuk, Desa Butuhan, Kecamatan Delanggu, Klaten Jawa Tengah meninggal dunia ditempat usai tertabrak Kereta Api Kahuripan, di selatan perlintasan Desa Mrisen, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jumat (30/6) pagi.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Kereta api berjalan dari arah barat ke timur.

Bacaan Lainnya

Korban seorang ibu ibu berambut putih, korban terpental tidak terseret, awalnya berdiri di rel kereta api. “Saat kereta api mau lewat, tahu-tahu korban sudah berdiri di pinggir rel kereta api. Kereta api membunyikan klakson tapi korban saya teriaki sudah tidak merespon sama sekali,” ungkap Miftahul penjaga perlintasan.

Manajer Humas KAI Daop 6, Franoto Wibowo mengungkapkan, KA Kahuripan relasi dari stasiun Kiarancondong (Bandung)-Blitar. Lokasi kecelakaan di KM 124+8 Jalur Hulu antara Stasiun Ceper-Delanggu, pukul 07.05 WIB. Korban sudah ditangani kepolisian.

“KAI turut prihatin atas kejadian tersebut. Selanjutnya korban sudah dievakuasi oleh Unit Pengamanan dan kemudian ditangani oleh pihak kepolisian. Kami imbau masyarakat tidak berkegiatan di jalur kereta api. Hal itu sesuai dengan Pasal 181 ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian,” ungkap Franoto, Jumat (30/6/23) pagi.

Sedangkan Kapolsek Juwiring AKP Sumardi, saat dihubungi membenarkan adanya kejadian kecelakaan kereta api.

Untuk korban satu orang meninggal dunia, merupakan seorang ibu, warga Dusun Dumuk, Desa Butuhan, Kecamatan Delanggu, Klaten.

“Ya benar ada kejadian ibu-ibu tertabrak kereta api. Korban inisial KS, warga Delanggu, kondisi meninggal dunia,” tuturnya.

Setelah dilakukan olah TKP, jenazah dievakuasi Relawan Seroja Delanggu, Polsek, Koramil, PT KAI dan warga sekitar ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro.

“Jenazah dibawa ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten guna identifikasi lebih lanjut, sambil menunggu pihak keluarga,” pungkasnya.

Pos terkait