Sandiaga Uno: Indonesia di Ambang Resesi

  • Whatsapp
Sandiaga Uno. Foto: instagram @sandiuno

PENJURU.ID | Jakarta – Pengusaha sekaligus ekonom kenamaan Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan bahwa Indonesia masuk dalam daftar Negara yang terancam resesi. Akibatnya, ekonomi dalam negeri pun mengalami penurunan dalam dua triwulan berturut turut.

“Memang resesi ini adalah satu terminologi yang menunjukan bahwa ekonomi kita masuk kedalam teritori pengurangan aktivitas atau kalau kita sampaikan bahwa penurunan ekonomi dalam dua triwulan secara berturut-turut,”  demikian keterangan Sandi dalam video yang diunggah melalui akun instagramnya, @sandiuno pada Sabtu malam (1/8/2020).

Bacaan Lainnya

Sandi yang baru saja menyandang gelar Doktor di bidang ekonomi ini juga menyampaikan bahwa dengan adanya wabah Covid-19 baik dari supply side (penawaran) dan demand side (permintaan) ini semua terganggu, karena permintaan menurun dan produksi menurun yang akan berdampak pada hilangnya mata pencaharian sebagian masyarakat.

“Resesi ini ada dua dampak utama, pertama adalah dari sisi produksi atau sisi supply,nah ini yang sangat terdampak karena dengan adanya PSBB, dengan adanya Covid-19, sisi produksinya ini sangat terganggu. Tapi yang juga menjadi hal yang bersamaan terjadi dan sangat membebankan adalah moderasi dari sisi permintaan atau demand side, jadi supply side dan demand side ini semua terganggu karena Covid-19. Akhirnya kita akan melihat permintaan menurun dan produksi menurun. Kalau produksi menurun akan ada pengurangan dari aktivitas produksi yang berdampak kepada hilangnya pekerjaan dan mata pencaharian,” ungkap Sandi.

Di akhir videonya, mantan wakil Gubernur DKI Jakarta ini pun berharap agar membantu mengedukasi para UMKM di daerah. Kendati demikian, dirinya pun meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang walaupun resesi sebentar lagi akan masuk ke Indonesia.

“Saya mohon bantuan dari teman-teman di sini untuk mensosialisasikan dan mengedukasi para UMKM yang di daerah bahwa resesi akan sebentar lagi masuk di Indonesia. Tanggal  5 Agustus akan ada pengumumannya. Tetaplah tenang tunggu keadaan mereda sisi supply dan sisi demand bisa pulih baru kita kembali menyikapi dengan beberapa inovasi,“ pungkasnya.

Diketahui wabah pandemi virus Corona menyebabkan perekonomian sangat terdampak. Resesi bukan saja dialami oleh Negara di kawasan Asia, tetapi Negara-Negara maju yang berada di kawasan Eropa, antara lain Prancis dan Jerman sebagaimana dikutip dari Bloomberg. Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire mengatakan bahwa ekonomi Negara nya mengalami anjlok hingga 11 persen atau lebih buruk dari prediksi sebesar 8 persen. Adapun negara Jerman, kantor Statistic Federal Negara itu mencatat perekonomiannya terkontraksi sebesar 2,2 persen di kuartal I/2020.

(LA)

Pos terkait