PENJURU. ID | Jeneponto – Kepolisian Sektor (Polsek) Batang berhasil mengungkap kasus pelemparan kendaraan yang terjadi di Dusun Tanggakang, Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat terduga pelaku yang seluruhnya masih berstatus anak di bawah umur.
Peristiwa pelemparan mobil pertama terjadi pada Jumat, 5 Desember 2025, sekitar pukul 02.00 Wita. Saat itu, sebuah mobil tangki berwarna merah dengan nomor polisi B 9057 UP yang dikemudikan Rahman tengah melintas dari arah Makassar menuju Kabupaten Bantaeng.
Ketika melintas di lokasi kejadian, mobil tersebut tiba-tiba dilempari batu oleh orang tidak dikenal, sehingga menyebabkan kaca pintu sebelah kanan pecah.

Insiden serupa kembali terjadi di lokasi yang sama pada Jumat, 12 Desember 2025, sekitar pukul 02.00 Wita, dengan korban berbeda. Akibat kejadian tersebut, para korban mengalami kerugian materi dan melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.
Kasus ini dilaporkan melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/14/XII/2025/SPKT/Polsek Batang dan LP/B/15/XII/2025/SPKT/Polsek Batang tertanggal 5 Desember 2025, serta laporan gangguan di Polres Jeneponto tertanggal 12 Desember 2025.
Berdasarkan laporan tersebut, Unit Reserse Kriminal Polsek Batang yang dipimpin Kanit Reskrim AIPTU Hamka, S.H., bersama personel Intelkam dan piket Polsek Batang, melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan empat terduga pelaku dari rumah masing-masing.
Dalam pemeriksaan, dua terduga pelaku mengakui secara langsung melakukan pelemparan kendaraan, sementara dua lainnya mengaku terlibat dalam perencanaan aksi tersebut. Satu terduga pelaku lainnya masih dalam pencarian.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh terduga pelaku masih di bawah umur, sehingga penanganan perkara dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku terkait sistem peradilan pidana anak.
Kapolsek Batang IPTU Purwanto menyampaikan bahwa pengungkapan ini dilakukan untuk mencegah terulangnya aksi serupa serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut. Polisi juga terus melakukan pemantauan pascakejadian dan pendalaman terhadap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Langkah pengungkapan ini penting agar tidak terjadi aksi balasan dari pihak korban dan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Polsek Batang mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian guna mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayah Jeneponto.





