PENJURU.ID | Sumenep – Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sumenep sebagai ormas keagamaan telah selesai membangun Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini yang berlokasi di Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep. Selasa (17/05/2020).
Kali ini warga LDII bersama masyarakat dan pemerintah dalam hal ini Bupati Sumenep meresmikan secara langsung Lembaga Pendidikan dibawah naungan Yayasan Nurul Huda Ar-Razzaq dan binaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sumenep.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Camat Kota Sumenep, Pemerintah Desa Paberasan dan Tokoh agama serta 650 undangan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Ketua DPD LDII Sumenep Dr. Musahari, M.Pd, pihaknya menyadari bahwa pendidikan merupakan salah satu komponen penting pembangunan dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM bermutu dan berdaya saing dan LDII sebagai Ormas Keagamaan berkomitmen untuk berpartisipasi dalam pendidikan sebagai wujud kontribusi terhadap bangsa.
“Paud Budi Luhur menjadi wahana vital dalam membentuk generasi penerus khususnya usia dini sebagai usia emas dalam menumbuh kembangkan fisik, mental dan spiritual, membentuk Karakter Akhlakul Karimah, dan Mandiri,” Ucapnya.
Selanjutnya lembaga yang telah sah berdiri ini berharap dapat terus berjalan, berkembang, bermutu, produktif dan berkarya sesuai standar nasional pendidikan, menjadi tanggung jawab bersama untuk bersama memberikan dukungan sumber daya secara berkelanjutan.
Musaheri menambahkan bahwa dari delapan klaster kontribusi LDII terhadap bangsa adalah bidang Pendidikan. Sehingga di Kabupaten Sumenep pihaknya juga ikut ambil bagian dalam upaya mensukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep periode 2021 -2024.
“visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep periode 2021-2024: Sumenep Unggul, Mandiri dan Sejahtera; terutama Unggul dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai sasaran dan subyek pembangunan, melalui pendidikan dan kesehatan, serta pendidikan agama dan dakwah, sejalan dengan program utama dan unggulan LDII,” Imbuhnya.
Dalam acara persmian ini, penandatanganan prasasti juga pada tempat ibadah dibawah binaan LDII yaitu Masjid Al-Hadi Paberasan dan Masjid Nurul Huda. Adapun sebagai sekolah formal baru, PAUD Budi Luhur sudah membuka layanan kelompok bermain dan TK dan telah mendapat ijin operasional dan NPSN.
Tri Sutrisno, selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa Peresmian PAUD Budi Luhur memang sudah direncanakan sejak terbitnya legalitas kelembagaan, dan sekarang sudah terlaksana dengan melibatkan banyak pejabat teras di Pemkab Sumenep, Aparat TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan Kota, Desa Paberasan, Warga LDII dan Warga sekitar, dengan jumlah undangan sebanyak 650 orang.
“Paud Budi Luhur Desa Paberasan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep ini telah memperoleh ijin pendirian, SAH berdiri, mendapatkan Legalitas hukum resmi serta menjadi institusi pendidikan dalam sistem pendidikan nasional,” jelas Sutrisno
Sementara Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya selalu pada infrastruktur saja, tapi pembangunan Sumber Daya Manusia juga sangat perlu ditingkatkan, mengingat generasi selanjutnya akan diisi oleh anak-anak yang didik melalui lembaga pendidikan saat ini.
“Dunia pendidikan tidak hanya urusan pembangunan infrastruktur saja, tetapi harus membangun sumber daya manusia. Karena pembangunan SDM lebih penting dari segala-galanya,” tegasnya.
Dirinya juga berharap generasi PAUD yang bersekolah disini sesuai dengan nama lembaga pendidikannya yaitu memiliki budi luhur yang baik. Sementara SDM ke depan harusnya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya karena saat ini telah didukung oleh tempat yang nyaman dan berbagai fasilitas yang segala sesuatunya telah disiapkan sedemikian rupa.
(Mat/Pras)





