Pemakaman Jenazah Covid-19 Ditolak Warga Pasalnya Dinilai Tak Sesuai Syariat Islam

Suasana pemakaman jenazah yang sesuai protokol Covid-19 (Sumber: google)

PENJURU.ID | Jember – Warga Dusun Gumukbago, Desa Nagosari, Kecamatan Rampibuji, Jember, Jawa Timur, menolak pemakaman dengan protokol Covid-19 lantaran menganggap hal tersebut tidak sesuai syariat islam.

Walaupun sebagian warga yang menolak pemakaman jenazah karena dinilai tidak sesuai dengan syariat islam warga yang sudah terprovokasi memilih untuk menguruk kembali lubang makam yang sudah digali.

Bacaan Lainnya

Sutaman selaku warga setempat mengatakan bahwa, pihak dari keluarga jenazah tersebut yang berinisal AS (42) tersebut, telah menyetujui memakamkan jenazah sesuai protokol Covid-19. Namun, masih ada beberapa warga yang diduga melakukan provokasi.

“Warga itu ada yang pro dan kontra. Warga yang pro menerima pilihan keluarga jika pemakaman dilakukan dengan protokol kesehatan COVID-19. Tapi warga yang kontra menginginkan agar pemakaman dilakukan secara umum, sesuai syariah Islam tanpa menggunakan peti,” ujar Sutaman pada, Selasa (29/9/2020).

Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat akhirnya ikut turun tangan untuk berkoordinasi dengan warga agar pemakaman tersebut bisa cepat diselesaikan. Polisi dan TNI pun hadir untuk membantu menenangkan warga agar pemakaman jenazah bisa cepat diselesaikan.

“Ada oknum warga yang memang bicara dengan tidak baik dengan bilang jika lubang makam kurang dalam. Akhirnya warga terprovokasi dan tidak terima dengan pemakaman protokol Covid-19 ini,” kata koordinator pemakaman dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Arif Junaedi.

Pihaknya dan muspika setempat berusaha membuat warga yakin yang menolak pemakaman tersebut dan warga yang diduga melakukan provokasi tidak ditindak lanjuti melakukan proses hukum, petugas hanya memberikan pemahaman mengenai pemakaman mengikuti protokol Covid-19.

“Kita beri pemahaman dan pengertian. Yang bersangkutan akhirnya bisa menerima,” imbuhnya.

Sebelum dimakamkan, jenazah disholati terlebih dahulu oleh pihak keluarga dan sejumlah warga di teras rumahnya. Kemudian dengan menggunakan mobil ambulans dari PMI Jember, jenazah dibawa ke pemakaman desa setempat. Pemakaman jenazah Covid-19 dilakukan oleh tim TRC BPBD Jember.

 

 

(Wida Deviana)

Pos terkait