Pasca Viral Aksi Damkar Bantu Warga Bujuk ABG Disunat, Keluarga Bilang: Dadakan, Spontanitas

PENJURU.ID I Kabupaten Bekasi – Belum lama ini viral Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) turun tangan membujuk seorang Anak Baru Gede (ABG) bernama Faridzky Sopian (15) kelas 2 SMP, yang beralamat di Kampung Pekopen Barat, RT 001 RW 03, Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kejadian video viral tersebut, pada hari Senin (5/01/2026). Menurut keterangan keluarga, ini semua dadakan atau spontanitas, tanpa direncanakan.

Menurut Vera, kakak dari Ayahnya Farid mengatakan, Semua ini dadakan, tidak direncakan sama sekali, berawal keluarga kewalahan jika mengajak farid untuk disunat, dan sudah beberapa kali mengajak, pasti farid kabur dari rumah, ngamuk menolak tidak mau disunat.

Bacaan Lainnya

“Ajakan sunat ini bukan baru sekarang, sudah beberapa kali di tahun-tahun sebelumnya. Ya ngga pernah mau anaknya, kalau denger mau disunat, dia kabur. Bahkan pernah tukang sunatnya saya suruh datang ke rumah, nunggu lama, ngga taunya si anaknya kabur,” kata Vera pada penjuru. id, di kediaman Farid, Rabu (7/01/2026).

Saat itu, lanjut Vera, keluarga sudah kewalahan, saya memosting kalimat meminta bantuan solusi di status WhatsApp (WA), ada teman yang kasih tau, hubungi damkar aja. Akhirnya saya spontan ikuti arahan temen, kebetulan ponakan ada yang kerja di damkar, saya berpikir, anggota damkar mayoritas laki- laki-laki, kalau si Farid meronta juga, pasti bisa ditangani, akhirnya saya langsung telepon ponakan saya yang kerja di damkar.

“Ponakan ketawa, waktu saya kasih tau tujuannya, akhirnya Tim damkar berjumlah 4 orang datang juga ke rumah,” ungkapnya.

Menurut Evi, Ibu dari farid, saat tim damkar tiba di rumahnya, Farid sudah kabur, namun Farid dapat ditemukan. Tim damkar agak kesulitan juga membujuk, Farid sampai meronta tidak mau diajak naik ke mobil, sekitar 20 menit lah tim damkar bisa membujuk serta mengajak Farid naik ke mobil damkar.

“Alhamdulillah, anak saya disunat juga, semua ini tanpa direncanakan, dadakan, dan saya juga ngga nyangka kalau kejadian ini jadi viral, tapi ngga apa-apalah yang penting anak saya dah disunat, semua keluarga saya senang banget,” ujar Evi.

Sementara ditempat yang sama, Nomink anggota damkar membenarkan kejadian tersebut, Ia mengatakan mungkin keluarga sudah tidak punya cara lagi. Jadi mencoba menghubungi kami untuk membantu membujuk si anak agar mau disunat.

Kami berempat langsung datang ke rumah keluarga si anak yang mau disunat. Setibanya di lokasi, si anak sudah kabur, sampai akhirnya si anak dapat kami temukan tidak jauh dari rumahnya, dan kami mulai menghampiri dan membujuk si anak.

“Awalnya sempat kesulitan, si anak menolak.Tapi kami tidak menyerah dengan penanganan ekstra, akhirnya si anak mau diajak naik ke mobil damkar, ” jelas Nomink.

Selanjutnya, kata Ia, saya dan tim langsung mengantar si anak ke tempat sunat bersama keluarganya, menunggu  sampai selesai lalu mengantarkannya pulang.

“Pasca kejadian itu kan viral, ada beberapa media TV dan online yang menghubungi tim kami,” tandasnya.

Pos terkait