Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat Domas Janur Saraesa Cup I

Penjuru.id] – Kab Bekasi 15 November 2025— Ratusan pesilat dari berbagai paguron dan aliran di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta mengikuti Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat DOMAS JANUR SARAESA CUP I yang digelar di Gedung PGRI Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu–Minggu (8–9/11/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Padepokan Seni Bela Diri Pencak Silat DOMAS JANUR SARAESA Pusat sebagai ajang kompetisi, silaturahmi, serta upaya memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya nusantara.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum DPD PPSI Kabupaten Bekasi sekaligus pendiri Padepokan Domas Janur Saraesa, Abah Tapak, memberikan apresiasi besar atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Padepokan Domas Janur Saraesa mampu mengumpulkan para pendekar pencak silat dari berbagai daerah. Ini bukan tentang siapa yang paling hebat, tapi tentang semangat berkompetisi secara sehat demi melestarikan warisan budaya kita,” ujar Abah Tapak.

Ia menegaskan bahwa pencak silat adalah warisan leluhur yang lahir dan berkembang di berbagai daerah, terutama di Jawa Barat sebagai salah satu pusatnya.

Abah Tapak juga mengapresiasi eksistensi Domas Janur Saraesa yang telah berkiprah selama 30 tahun, serta berperan sebagai mitra strategis dalam pembangunan di bidang seni, budaya, dan olahraga.

“Kerja sama ini bukan hanya soal acara hari ini. Ini tentang kolaborasi menjaga budaya dan membangun karakter generasi muda. Kalau bukan kita, urang Sunda, siapa lagi?” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abah Tapak turut mengenang almarhum Abah Amanta Sukma Adiwinata, tokoh budaya dan pendiri Paguron Sinar Pusaka Domas.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPW PPSI Jawa Barat H. Dadang Hermansyah, Disbudpora Kabupaten Bekasi, KORMI Kabupaten Bekasi, Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi, serta para pegiat budaya Bekasi dan sekitarnya yang hadir mendukung kegiatan ini.

Ketua Umum DOMAS JANUR SARAESA Pusat, Azis Muhamad Rizki, menjelaskan bahwa pasanggiri ini merupakan rangkaian perayaan Milangkala ke-30 tahun serta Milangkala Dewan Guru Muda Dewa Mulyana yang ke-22 tahun.

Azis menyebutkan, usia tiga dekade menjadi momentum untuk memperkuat misi padepokan yang bertumpu pada empat pilar: agama, ekonomi, sosial, dan budaya.

“Padepokan ini hadir secara mandiri dan terus memaknakan diri sebagai wadah pemberdayaan bagi seluruh anggota. Kita ingin DOMAS JANUR SARAESA memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pasanggiri ini menjadi tolak ukur pembinaan atlet, terutama dalam peningkatan kemampuan seni ibing para pesilat muda.

Ketua Pelaksana, Sirojudin Faqih, menyampaikan bahwa pasanggiri ini diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai ranting DOMAS dan paguron di Jawa Barat serta Banten. Kategori yang dilombakan meliputi usia dini hingga pra-remaja, baik putra maupun putri.

Gelar Putra Sinar Pusaka Domas Bogor

Sinar Pusaka Domas Depok

Satria Putra Sinar Pusaka Domas Garut

Dangiang Domas Putra Cibatu, Kabupaten Bekasi

Domas Janur Saraesa Kota Bekasi

Gelar Cahaya Domas Putih Cianjur

Domas Janur Saraesa MI Al-Jihadiyah

Muara Condet Putra Domas Bekasi

Gaya Murni Karawang

Sinar Putra Pusaka Cimanggu Sukabumi

Satria Napak Tilas Kabupaten Bogor

Pusaka Jaya Komara Bekasi

Tapak Banten, Lebak Banten

Panca Rasa

Saung Leluhur Sunda

Kencana Mekar Karawang

Silat Besih Karawang

Jaya Saputra Jakarta

Kombinasi Tunggal Putra

Ranjj Sari Karawang

Panitia berharap pada gelaran DOMAS JANUR SARAESA CUP II, kolaborasi dan sinergi antar paguron dapat semakin kuat, sehingga pencak silat terus berkembang dan menjadi kebanggaan generasi muda.

Pos terkait