Nurzal Gustim: Kasus Covid-19 di Kota Solok Hari Ini Bertambah 4 Orang

SOLOK KOTA –   Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel yang dikirim oleh RSUD M Natsir dan RST ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, 4 orang warga Kota Solok, Sumatera Barat, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Solok Drs.H.Syaiful A, M.Si selaku Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokomp) Setda Kota Solok Nurzal Gustim, Rabu, 7 April 2021.

Setelah dilakukan tracing dan tracking oleh tim Surveilans, diketahui saat ini dua orang diantaranya menjalani isolasi (dirawat) di RST dan dua orang lagi menjalani isolasi mandiri.

Melihat kondisi ini, Nurzal Gustim mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama saat berada di luar rumah, di lingkungan pekerjaan maupun di tempat keramaian.

“Apalagi saat ini cluster keluarga cukup mendominasi penambahan kasus terkonfirmasi positif, ” imbuhnya.

Atas nama Pemerintah Daerah setempat, Nurzal juga mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga imunitas/daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta ikuti anjuran pemerintah. Terlebih akan memasuki bulan suci Ramadhan 1442 H, yang diharapkan semua dapat menjalankan ibadah puasa bersama anggota keluarga dalam keadaan sehat.

“Kita sama-sama berdo’a agar tidak ada keluarga kita yang tidak dapat bersama dikarenakan mesti diisolasi maupun dirawat karena terpapar Covid-19. Selain itu, juga do’akan saudara-saudara kita pasien terkonfirmasi positif agar segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” tuturnya.

Dengan penambahan kasus terkonfirmasi positif hari ini, jumlah kasus Kota Solok terkonfirmasi Covid sebanyak 819 orang dan telah sembuh 743 orang. Sisanya, dirawat di RSUD M Natsir 4 orang, dirawat di RST 10 orang, dirawat di RSUP M Jamil 1 orang, dirawat di SPH 1 orang, menjalani isolasi mandiri 43 orang, dan meninggal dunia 17 orang.  (Amel)

Pos terkait