PENJURU.ID – Klaten
Ada sebuah pasar dadakan tepatnya di Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten Propinsi Jawa Tengah Namanya Pasar Pinggul.
Pasar yang buka setiap 35 hari sekali, pada Ahad Legi ini mengusung konsep sederhana,tradisional dan mengikuti kearifan lokal masyarakat, akhirnya menjadi tradisi dan budaya.

Pasar pinggul buka mulai pukul 05.30 WIB sampai tutup. Pasar di buka di sepanjang jalan yang berada di pinggir tanggul kali ujung. Lokasi pasar pinggul sangat teduh lantaran masih banyak pepohonan di sepanjang pinggir tanggul kali itu.
Di pasar ini, pengunjung juga dapat merasakan wisata kuliner yang unik, yaitu berbagai makanan tradisional, seperti cenil, gatot, tiwul, pecel, tahu/tempe bacem, pisang goreng, singkong goreng, dan lain-lain dengn menukarkan rupiahnya dengan uang gerabah senilai 2.000.

Pengunjung asal klaten Rizal (38) mengatakan pasar ini sangat unik kita membeli makanan dengan koin dengan menukarkan rupiah terlebih dahulu.
“Perkoin bisa ditukar dengan uang Rupiah 2000,Bentuknya seperti koin terbuat dari Gerabah”,Ucap Rizal
Rizal pun menambahkan,Ada sekitar 40 pedagang di pasar pinggul dan para pedagang memakai baju khas kejawen.
Dengan adanya Pasar Pinggul ini setidaknya dapat membantu meningkatkan kapasitas perekonomian warga setempat,Tutup Rizal
Azis



