PENJURU.ID || Kota Serang -Dalam rangka memperingati hari jadinya yang pertama, Komunitas Driver Online Koboi Banten rayakan “1st Anniversary” yang digelar di Lingkungan Pekojan, Kelurahan Sumur Pecung, Kota Serang, bertepatan pada waktu tanggal saat ditetapkannya, kemarin dengan tetap melakukan Protokol Kesehatan, (Kamis, 25/02/2021).
Disampaikan Ketua Komunitas DO Koboi Banten, August Mahendra didampingi Sekretaris Jenderal Komunitas DO Koboi Banten, Herfis H. Bodong mengatakan bahwa, untuk acara perayaan dalam rangka hari jadi yang pertama itu menurutnya sengaja dibuat cukup sederhana dengan menggelar syukuran dan doa bersama serta lebih mengedepankan silaturahmi antar seluruh member (anggota).
“Alhamdulillah dapat terselenggara dengan baik, ini semua hasil kerjasama seluruh keluarga besar member Koboi Banten yang luar biasa sangat solid. Memang kami sepakat sejak awal untuk menggelarnya secara sederhana saja dengan potong tumpeng, syukuran dan do’a. Inti nya melalui perayaan 1st Anniversary ini adalah untuk ajang silaturahmi antar member, agar semakin kompak, semakin solid dan semakin erat persaudaraannya,”ucap August Mahendra yang namanya akrab disapa Om Bob itu, (Jum’at, 26/02/2021).
Lanjut disampaikan August Mahendra atau Om Bob itu mengatakan, selain acara perayaan syukuran, dalam pertemuan itu juga diisi dengan diskusi ringan perihal komunitas hingga saling menyampaikan keluhan-keluhan dari seluruh memberterkait kebijakan pemerintah serta perusahaan penyedia aplikasi tentang status keberadaan para driver yang hanya disebut sebagai mitra, namun menurutnya masih belum ada kejelasan dan kepastiannya.
“Dengan moment perayaan 1st Anniversary koboi Banten ini, kami berharap perusahaan aplikasi dan pemerintah bisa mendengar keluhan serta keinginan kami sebagai mitra yang di akui. Kami berharap kedepan nya pihak aplikasi dan pemerintah mau mengakui asset dan kemitraan kami dan di masukan dalam ekosistem bisnis mereka tentunya agar sama-sama ikut mendapat andil dari keuntungan di bisnis ini ,”lanjutnya.
“Dulu sewaktu akan bergabung dengan aplikasi waktu itu karena iming-iming memperoleh penghasilan lebih, tapi kenyataannya justru kini sangatlah berbalik. Contohnya adalah berbagai resiko yang malah kami tanggung sendiri, seperti angsuran mobil, perawatan mobil, pulsa plus kuota, ditambah kebutuhan hidup yg serba menghimpit. Belum lagi seperti resiko sakit, resiko kecelakaan dalam bekerja bahkan hingga berujung pada kematian yang mana hal itu sama sekali tidak ditanggung oleh aplikasi,”tambahnya.
Acara tersebut selain dihadiri pengurus dan puluhan member Koboi Banten, hadir pula perwakilan dari pengurus inti Komite Aksi Nasional Driver Online (Komando), diantaranya Wahyu Kuncoro (Wakil Panglima 1), Sagu Agustinus (Lawyer Komando), Ari (Sekjen Pusat URC Komando) serta undangan lainnya.
Sementara, salah satu undangan dari perwakilan Komando yang hadir, Sagu Agustinus, Lawyer Komando menyampaikan ucapan selamat atas kegiatan 1st Anniversary itu.
“Selamat dan Sukses kepada Komunitas Koboi Banten atas Anniversary yang pertama, semoga Koboi Banten kedepan semakin solid dan Kompak selalu,”ucapnya. (*45)





