Ketua DPC LAKI Jeneponto Safri Daeng Ngerho Jadi Narasumber Pendidikan Politik PPP

PENJURU. ID | Jeneponto – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Jeneponto, Safri, S.Pd., M.Pd., M.H., yang akrab disapa Daeng Ngerho, tampil sebagai narasumber utama dalam kegiatan Pendidikan Politik yang digelar oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang, tepatnya di kediaman Heryanto, anggota DPRD Jeneponto dari Fraksi PPP.

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus DPC PPP Jeneponto, di antaranya Ketua H. Imam Taufik BH, S.E., M.M., Sekretaris Jamaluddin, S.H., M.H., dan Bendahara Faisal, S.E. (Daeng Tumpu).

Turut hadir pula H. Abbas Lawa, S.H., anggota DPRD Pak Agus TS, serta Kepala Kesbangpol Jeneponto, Sarbini Mattewakkang Karaeng Lompo, dan H. Jafar, S.E. (Daeng Bonto) bersama ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Safri Daeng Ngerho menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa politik harus dijalankan dengan integritas dan semangat pelayanan kepada masyarakat, bukan semata untuk kepentingan pribadi atau golongan.

“Politik bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi tentang pelayanan kepada masyarakat. Politik yang berintegritas adalah politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok,” tegas Safri, Minggu (10/11/2025).

Sebagai Ketua DPC LAKI sekaligus Wakil Ketua DPC PPP Jeneponto, Safri menekankan bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif oleh seluruh elemen bangsa, terutama para kader politik.

“Korupsi merusak sendi-sendi kehidupan bangsa dan menghambat kemajuan daerah. Karena itu, kita semua harus berkomitmen untuk mencegah dan memberantas korupsi. Kader politik harus menjadi contoh dalam hal integritas dan transparansi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh praktik money politics atau politik uang.

“Suara kita sangat berharga. Jangan sampai harga diri tergadai hanya karena uang 50 atau 100 ribu. Pilihlah calon yang memiliki integritas dan kemampuan membawa perubahan untuk daerah ini,” pesan Safri.

Lebih lanjut, Safri menegaskan bahwa PPP sebagai partai berlambang Ka’bah memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan persatuan, pembangunan, dan kemaslahatan umat.

Ia mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran politik agar dapat berperan aktif dalam menjaga keutuhan dan kemajuan Jeneponto.

Sebagai mantan Staf Ahli DPR/MPR RI Komisi VII, Safri juga menekankan bahwa pendidikan politik harus menjadi wadah untuk menumbuhkan kesadaran, kemampuan, dan tanggung jawab kader dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Kader politik wajib mendengar dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Acara pendidikan politik tersebut berlangsung dengan antusiasme tinggi dan diakhiri dengan seruan bersama untuk memperkuat komitmen politik yang bersih, berintegritas, dan bebas korupsi demi terwujudnya Jeneponto yang maju, transparan, dan sejahtera.

Pos terkait